home global news

Selain Singapura, UAS Juga Dicekal Negara Ini dengan Alasan Ekstremis

Rabu, 18 Mei 2022 - 06:30 WIB
UAS berada di ruangan 1x2 kantor Imigrasi Singapore. Foto: istimewa.
Ulama muda Ustaz Abdul Somad (UAS) menuturkan bukan kali ini saja mendapat 'pencekalan' ketika melakukan perjalanan luar negeri. Sepengalamannya, UAS pernah mengalami pencekalan serupa saat diundang berdakwah di Timor Leste, otoritas imigrasi Timor Leste tiba-tiba saja memulangkan UAS dengan alasan ekstremisme.

“Padahal sudah disusun acaranya dengan Xanana Gusmao, kemudian tabligh akbar. Tapi begitu sampai di airport tiba tiba tak boleh masuk, kawan saya rombongan masuk semua,” kata UAS dalam video klarifikasi di Youtube Hai Guys Official, dikutip Rabu (18/5/2022).

Menurut UAS, ia tertolak masuk ke Timor Leste karena pemerintah Timor Leste mendapat fax dari Jakarta. Kabarnya, lanjut UAS, fax itu berisi data UAS yang terlibat gerakan ekstremisme di Indonesia.

Baca Juga:Alasan Pemerintah Singapura Tolak UAS: Anggap Ekstrimis dan Pro Palestina

“Jadi mereka dapat fax dari Jakarta bahwa bapak (UAS) teroris maka tak bisa masuk, tapi waktu itu sebelum Pilpres 2018. Saat itu kan dikhawatirkan ada kelompok cebong ada kelompok kampret sekarang kampret sudah jadi cebong, jadi saya khawatir Singapura file lamanya itu belum dihapus,” tutur UAS.

Sebelumnya, pemerintah Singapura menolak Ustaz Abdul Somad (UAS) masuk Singapura saat hendak berkunjung bersama keluarga dan rekannya pada Senin (16/5/2022). UAS dan rombongan kemudian dikembalikan ke Batam dari Tanah Merah Singapura menggunakan ferry.

Ministry of Home Affairs atau Kementerian Dalam Negeri Singapura mengungkapkan alasan penolakan masuk UAS ke Singapura sebab dianggap ekstrimis dan berpihak ke Palestina.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
uas deportasi singapura timor leste ekstrimisme
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya