SEA Games Hanoi
Pelatih Akui Bulu Tangkis Putri Indonesia Kalah dari Thailand
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 19 Mei 2022 - 10:35 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Stephanie Widjaja. Foto: Antara/Zabur Kaburu
Pelatih tunggal putri Herli Djaenudin mengakui tim bulu tangkis putri Indonesia masih kalah dibandingkan Thailand, yang berhasil kembali membuktikan dominasi mereka di Asia Tenggara dengan meraih emas beregu SEA Games.
Sementara itu, Indonesia harus puas mengantongi medali perak SEA Games 2021 Vietnam setelah takluk 0-3 pada laga final bulu tangkis beregu putri SEA Games 2021 Vietnam dari Thailand di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, Vietnam, Rabu (18/5/2022). Kekalahan ini mengulang final SEA Games 2019 Filipina ketika Gregoria Mariska Tunjung dkk. juga takluk 1-3 kepada Thailand.
Baca Juga:Tommy dan Shesar Singkirkan Pemain Unggulan di Thailand Open
"Pemain kami masih muda-muda, seperti Stephanie Widjaja yang baru berusia 19 tahun dan rankingnya masih di posisi 200-an. Memang kami mengakui kami kalah secara ranking, pengalaman dan jam terbang," ungkap Herli di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, Vietnam, Kamis (19/5/2022).
"Tapi kalau dilihat dari penampilan, mereka mau berjuang habis-habisan. Putri KW, ganda putri Apriyani/Fadia mereka telah berjuang, tapi memang kami harus mengakui kami masih kalah dibandingkan Thailand," ucapnya.
Dalam pertandingan final beregu putri, Indonesia menurunkan Putri Kusuma Wardani sebagai tunggal pertama. Namun Putri yang kini menduduki peringkat ke-51 dunia itu belum mampu mengatasi perlawanan tunggal putri peringkat ke-10 dunia, Pornpawee Chochuwong.
Sementara itu, Indonesia harus puas mengantongi medali perak SEA Games 2021 Vietnam setelah takluk 0-3 pada laga final bulu tangkis beregu putri SEA Games 2021 Vietnam dari Thailand di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, Vietnam, Rabu (18/5/2022). Kekalahan ini mengulang final SEA Games 2019 Filipina ketika Gregoria Mariska Tunjung dkk. juga takluk 1-3 kepada Thailand.
Baca Juga:Tommy dan Shesar Singkirkan Pemain Unggulan di Thailand Open
"Pemain kami masih muda-muda, seperti Stephanie Widjaja yang baru berusia 19 tahun dan rankingnya masih di posisi 200-an. Memang kami mengakui kami kalah secara ranking, pengalaman dan jam terbang," ungkap Herli di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, Vietnam, Kamis (19/5/2022).
"Tapi kalau dilihat dari penampilan, mereka mau berjuang habis-habisan. Putri KW, ganda putri Apriyani/Fadia mereka telah berjuang, tapi memang kami harus mengakui kami masih kalah dibandingkan Thailand," ucapnya.
Dalam pertandingan final beregu putri, Indonesia menurunkan Putri Kusuma Wardani sebagai tunggal pertama. Namun Putri yang kini menduduki peringkat ke-51 dunia itu belum mampu mengatasi perlawanan tunggal putri peringkat ke-10 dunia, Pornpawee Chochuwong.