Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home sports detail berita
SEA Games Hanoi

Pelatih Akui Bulu Tangkis Putri Indonesia Kalah dari Thailand

Garry Talentedo Kesawa Kamis, 19 Mei 2022 - 10:35 WIB
Pelatih Akui Bulu Tangkis Putri Indonesia Kalah dari Thailand
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Stephanie Widjaja. Foto: Antara/Zabur Kaburu
LANGIT7, Jakarta - Pelatih tunggal putri Herli Djaenudin mengakui tim bulu tangkis putri Indonesia masih kalah dibandingkan Thailand, yang berhasil kembali membuktikan dominasi mereka di Asia Tenggara dengan meraih emas beregu SEA Games.

Sementara itu, Indonesia harus puas mengantongi medali perak SEA Games 2021 Vietnam setelah takluk 0-3 pada laga final bulu tangkis beregu putri SEA Games 2021 Vietnam dari Thailand di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, Vietnam, Rabu (18/5/2022). Kekalahan ini mengulang final SEA Games 2019 Filipina ketika Gregoria Mariska Tunjung dkk. juga takluk 1-3 kepada Thailand.

Baca Juga: Tommy dan Shesar Singkirkan Pemain Unggulan di Thailand Open

"Pemain kami masih muda-muda, seperti Stephanie Widjaja yang baru berusia 19 tahun dan rankingnya masih di posisi 200-an. Memang kami mengakui kami kalah secara ranking, pengalaman dan jam terbang," ungkap Herli di Bac Giang Gymnasium, Bac Giang, Vietnam, Kamis (19/5/2022).

"Tapi kalau dilihat dari penampilan, mereka mau berjuang habis-habisan. Putri KW, ganda putri Apriyani/Fadia mereka telah berjuang, tapi memang kami harus mengakui kami masih kalah dibandingkan Thailand," ucapnya.

Dalam pertandingan final beregu putri, Indonesia menurunkan Putri Kusuma Wardani sebagai tunggal pertama. Namun Putri yang kini menduduki peringkat ke-51 dunia itu belum mampu mengatasi perlawanan tunggal putri peringkat ke-10 dunia, Pornpawee Chochuwong.

Baca Juga: Dikalahkan Tim Putri Thailand, Apriyani Bersyukur Indonesia Raih Perak

Selain memiliki perbedaan peringkat yang cukup jomplang, Pornpawee (24) juga jauh lebih berpengalaman karena sudah cukup sering turun pada turnamen single event dan multievent internasional, termasuk SEA Games. Sementara bagi Putri KW (19), SEA Games 2021 Vietnam merupakan multievent perdananya.

Tak hanya itu, Pornpawee juga telah melakukan debutnya di kompetisi senior sejak 2017, termasuk tampil di All England dan Kejuaraan Dunia, sedangkan Putri KW baru memulai perjalanannya pada 2020. Tunggal kedua Indonesia Stephanie Widjaja juga masih kalah secara ranking maupun pengalaman dibanding Supanida Katethong. Dalam final beregu putri SEA Games 2021, Stephanie kalah straight game 14-21, 8-21.

Stephanie (19) saat ini menduduki peringkat 217, sedangkan Supanida berada di posisi ke-26 dunia. Secara pengalaman, Supanida juga sudah cukup sering tampil di berbagi turnamen internasional level tinggi, seperti All England dan kompetisi Super 1000 Indonesia Open.

Baca Juga: Gagal Pertahankan Piala Thomas, Taufik Hidayat Kritik Pedas PBSI

Menurut Herli, para pemain muda itu memang perlu terus diberi kesempatan tampil di turnamen-turnamen internasional, tidak hanya demi menambah jam terbang, tetapi juga menaikkan ranking.

"Tentunya kami fokus ke pemain muda sekarang dan kami harus memberi mereka kesempatan bertanding karena terus terang di tunggal putri yang senior cuma Gregoria Mariska," ucapnya.

"Satu-satunya cara kami kirim ke turnamen yang pas dan sesuai dengan ranking mereka agar mereka bisa mencari poin," ujarnya.

Baca Juga:

Putuskan Pensiun, 7 Atlet Bulu Tangkis Dunia Ini Gantung Raket

Hendra Setiawan Unggah Postingan My Last Thomas Cup, Gantung Raket?

Setelah Hendra, Ahsan Isyaratkan Pamit dari Thomas Cup


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)