5 Waktu Haram Mendirikan Shalat, Mengacu Hadist Rasulullah
Fajar adhitya
Senin, 02 Agustus 2021 - 20:50 WIB
Ilustrasi shalat di 5 waktu terlarang. (Foto: Antara).
Ada 5 waktu haram mendirikan shalat bagi ummat Islam. Larangan ini mengacu hadist Rasulullah shallallahu alaihi wasallam atas perintah Allah subhanahu wata ala.
Hukum fiqih mengharamkan seorang muslim mendirikan shalat pada waktu-waktu tertentu. Shalat yang diharamkan adalah shalat sunnah mutlak, yakni shalat yang tidak ada keterkaitan dengan sebab apapun.
Syaikh Salim bin Sumair Al Hadrami dalam kitabnya Safînatun Najah menyebutkan adalah lima waktu yang diharamkan untuk shalat. Waktu tersebut yakni, ketika matahari terbit, waktu isti'wa, selepas ashar, saat senja, dan selepas shalat subuh.
1. Saat Matahari Terbit
Waktu yang diharamkan untuk shalat ini mulai sejak matahari terbit sampai meninggi sekira setinggi bayang-bayang sebuah tombak. Seorang muslim dilarang mendirikan shalat sunnah pada waktu tersebut hingga posisi tinggi matahari sudah mencapai satu tombak.
2. Waktu Isti'wa
Waktu diharamkan shalat berikutnya adalah waktu isti'wa, waktu di mana posisi matahari tepat di atas kepala sampai matahari berpindah posisi tergelincir ke barat. Rasulullah menggambarkannya seperti ketika unta berdiri di tengah hari yang sangat panas sekali (waktu tengah hari).
Hukum fiqih mengharamkan seorang muslim mendirikan shalat pada waktu-waktu tertentu. Shalat yang diharamkan adalah shalat sunnah mutlak, yakni shalat yang tidak ada keterkaitan dengan sebab apapun.
Syaikh Salim bin Sumair Al Hadrami dalam kitabnya Safînatun Najah menyebutkan adalah lima waktu yang diharamkan untuk shalat. Waktu tersebut yakni, ketika matahari terbit, waktu isti'wa, selepas ashar, saat senja, dan selepas shalat subuh.
1. Saat Matahari Terbit
Waktu yang diharamkan untuk shalat ini mulai sejak matahari terbit sampai meninggi sekira setinggi bayang-bayang sebuah tombak. Seorang muslim dilarang mendirikan shalat sunnah pada waktu tersebut hingga posisi tinggi matahari sudah mencapai satu tombak.
2. Waktu Isti'wa
Waktu diharamkan shalat berikutnya adalah waktu isti'wa, waktu di mana posisi matahari tepat di atas kepala sampai matahari berpindah posisi tergelincir ke barat. Rasulullah menggambarkannya seperti ketika unta berdiri di tengah hari yang sangat panas sekali (waktu tengah hari).