home masjid

Ustaz Fahmi Salim Ajak Umat Islam Lawan Gerakan Islamophobia

Sabtu, 21 Mei 2022 - 03:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) DKI Jakarta Ustaz Fahmi Salim mengajak umat Islam melawan gerakan Islamophobia. Gerakan ini mulai merebak pasca peristiwa 9 November 2001 di Amerika Serikat.

Sejak saat itu, dunia internasional dipimpin Amerika Serikat menyerukan kampanye besar-besaran melawan terorisme global. Namun, alih-alih memberantas terorisme, seruan itu juga menyasar pelemahan syariat Islam.

“Saat itu umat Islam dipojokkan dengan isu kontra terorisme global. Maka terjadilah dampak perang global yang disebabkan dunia barat. Muncul penghinaan, diskriminasi, kemudian persekusi terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia,” kata Ustaz Fahmi dalam sebuah ceramah pada UFS Official Channel dilihat Jumat (20/5/2022).

Baca Juga:Shamsi Ali: Hari Anti Islamophobia Momentum Umat Islam Semakin Berkembang

Salah satu dampak Islamophobia yang memilukan belum lama ini adalah penembakan jamaah shalat di Christchurch, Selandia Baru. Tragedi terjadi di masjid Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Centre pada 15 Maret 2019 dan menewaskan 50 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

“Peristiwa ini menyentakkan dunia internasional betapa jahatnya propaganda Islamophobia yang lahir akbiat propaganda sesat 911, perang global terorisme menghancurkan jati diri umat Islam,” kata Ustaz Fahmi.

Namun, perlahan dunia mulai mengubah pandangannya terhadap Islam. Bertepatan dengan tanggal tragedi berdarah di Selandia Baru, PBB menetapkan Hari Anti-Islamophobia yang akan diperingati setiap tanggal 15 Maret.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
combat islamophobia islamofobia fahmi salim miumi pbb
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya