Menag Pastikan Layanan Katering dan Kesehatan Jemaah Haji Memadai
Mahmuda attar hussein
Senin, 23 Mei 2022 - 15:55 WIB
Menag Pastikan Layanan Katering dan Kesehatan Jemaah Haji Memadai. (Foto: Istimewa).
Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, memastikan layanan katering dan kesehatan jemaah haji memadai. Hal ini disampaikan usai meninjau kesiapan haji.
"Saya memastikan setiap dapur katering ada juru masak yang berasal dari Indonesia. Ada juga bahan baku yang diimpor langsung dari Indonesia," kata dia dalam keterangannya, Senin (23/5/2022).
Peninjauan itu juga dilakukan untuk memastikan sanitasi dapur dalam keadaan bersih. Termasuk proses memasak menggunakan peralatan yang sesuai dengan standar kesehatan, penggunaan bahan terbaik, dan ruang penyimpanan bersih.
"Saya juga memastikan kemampuan dapur dalam menyiapkan makanan sebanyak paket dalam kontrak. Serta memastikan skema distribusi dan alat angkut yang akan dipakai," ujar Gus Men..
Baca Juga: Sejarah Bir Ali, Tempat Miqat Jemaah Haji sebelum ke Mekkah
Menurut dia, setidaknya terdapat 13 perusahaan di Madinah yang dikontrak memberikan pelayanan katering untuk jemaah haji. Selain itu mereka juga mendapatkan layanan konsumsi paling banyak 27 kali dalam rentang sembilan hari.
Lebih lanjut, Gus Men juga meninjau kesiapan Layanan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. Dia memastikan, layanan kesehatan juga sudah siap, baik dari sisi tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya, serta fasilitas layanan kesehatan, peralatan, dan obat-obatan.
"Saya memastikan setiap dapur katering ada juru masak yang berasal dari Indonesia. Ada juga bahan baku yang diimpor langsung dari Indonesia," kata dia dalam keterangannya, Senin (23/5/2022).
Peninjauan itu juga dilakukan untuk memastikan sanitasi dapur dalam keadaan bersih. Termasuk proses memasak menggunakan peralatan yang sesuai dengan standar kesehatan, penggunaan bahan terbaik, dan ruang penyimpanan bersih.
"Saya juga memastikan kemampuan dapur dalam menyiapkan makanan sebanyak paket dalam kontrak. Serta memastikan skema distribusi dan alat angkut yang akan dipakai," ujar Gus Men..
Baca Juga: Sejarah Bir Ali, Tempat Miqat Jemaah Haji sebelum ke Mekkah
Menurut dia, setidaknya terdapat 13 perusahaan di Madinah yang dikontrak memberikan pelayanan katering untuk jemaah haji. Selain itu mereka juga mendapatkan layanan konsumsi paling banyak 27 kali dalam rentang sembilan hari.
Lebih lanjut, Gus Men juga meninjau kesiapan Layanan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. Dia memastikan, layanan kesehatan juga sudah siap, baik dari sisi tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya, serta fasilitas layanan kesehatan, peralatan, dan obat-obatan.