Tanggul Penahan Rob Jebol, Pelabuhan Tanjung Emas Banjir Hingga 1,5 Meter
Arif purniawan
Selasa, 24 Mei 2022 - 04:16 WIB
Banjir merendam puluhan kendaraan di kawasan pelabuhan Semarang (foto: tangkapan layar)
Tanggul penahan air laut di kawasan berikat Lamicitra Pelabuhan Tanjung Emas Semarang jebol pada Senin (23/5/2022) antara pukul 14.00 -16.00 WIB jebol. Akibatnya, banjir di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, termasuk di areal kawasan berikat tak terelakkan.
Penyebab jebolnya tanggul tersebut diduga akibat rob yang besar sehingga tanggul penahan air laut di kawasan Lamicitra tidak mampu menahan debit air laut yang cukup besar.
Akibat jebolnya air laut tersebut mengakibatkan banyak karyawan yang sedang bekerja terjebak di kawasan pabrik, karena air laut menggenangi halaman perusahaan termasuk di area parkir. Pada saat kejadian yang sangat cepat, para karyawan sedang beraktivitas di pabrik.
Baca juga:Waspada Bibit Siklon Tropis Picu Cuaca Ekstrem
“Minta tolong kepada tim SAR atau dinas terkait untuk segera melakukan evakuasi karena banyak banyak karyawan yang terjebak banjir di pabrik Sriboga Tanjung Emas. Mayoritas masih terjebak di dalam gedung,” kata pemilik akun Amir Rue, yang menulis postingan akun Facebook di MIK Semar pada Senin (23/5/2022) pukul 19.30 WIB
Sebagian besar perusahaan dan instansi pemerintah dan swasta sudah memulangkan para karyawan untuk mengantisipasi dampak banjir air laut yang masuk ke kawasan pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Mereka tetap nekat menuntun sepeda motor di tengah ketnggian air hingga perut orang dewasa.
“Tanggul-e jebol. Kasihan karyawan perempuan yang baru balik kerja,"ujar salah satu karyawan yang dipulangkan.
Penyebab jebolnya tanggul tersebut diduga akibat rob yang besar sehingga tanggul penahan air laut di kawasan Lamicitra tidak mampu menahan debit air laut yang cukup besar.
Akibat jebolnya air laut tersebut mengakibatkan banyak karyawan yang sedang bekerja terjebak di kawasan pabrik, karena air laut menggenangi halaman perusahaan termasuk di area parkir. Pada saat kejadian yang sangat cepat, para karyawan sedang beraktivitas di pabrik.
Baca juga:Waspada Bibit Siklon Tropis Picu Cuaca Ekstrem
“Minta tolong kepada tim SAR atau dinas terkait untuk segera melakukan evakuasi karena banyak banyak karyawan yang terjebak banjir di pabrik Sriboga Tanjung Emas. Mayoritas masih terjebak di dalam gedung,” kata pemilik akun Amir Rue, yang menulis postingan akun Facebook di MIK Semar pada Senin (23/5/2022) pukul 19.30 WIB
Sebagian besar perusahaan dan instansi pemerintah dan swasta sudah memulangkan para karyawan untuk mengantisipasi dampak banjir air laut yang masuk ke kawasan pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Mereka tetap nekat menuntun sepeda motor di tengah ketnggian air hingga perut orang dewasa.
“Tanggul-e jebol. Kasihan karyawan perempuan yang baru balik kerja,"ujar salah satu karyawan yang dipulangkan.