Wisata Kuliner Warung Bumi, Sajikan Kebaikan dalam Bentuk Makanan
Dwitisya Rizky Desindatika
Rabu, 07 Juli 2021 - 12:37 WIB
Salah satu menu unggulan di Restoran Warung Bumi. (foto: instagram/ @bumilangit.official)
Sambil menyelam sambil minum air, begitu adagium yang rasanya pas saat berkunjung ke Warung Bumi, restoran yang menjadi salah satu bagian dari Bumi Langit Institut. Restoran ini berada di Jalan Imogiri- Mangunan, Yogyakarta. Kira-kira 35 menit ke arah Selatan Kota Jogja. Warung Bumi tak hanya menjadi tempat makan yang menyajikan menu makanan, tetapi juga memberikan keleluasaan bagi tamu untuk belajar mengolah makanan.
Pemilik Warung Bumi sekaligus pendiri Bumi Langit Institut, Iskandar Waworuntu kepada Langit7.id bercerita, Warung Bumi berdiri berawal dari istrinya, Darmila Hayati, begitu brilian dalam memanfaatkan dan mengolah makanan hasil kebun di Bumi Langit.
Darmila selalu berhasil memberi kesan di setiap produk sajian masakan dari dapurnya untuk konsumsi sendiri ataupun untuk para tamu di Bumi Langit.
Setelah bertahun-tahun, banyak rekan-rekannya yang menyarankan untuk membuat warung makan yang tidak hanya untuk menjamu tamu, tapi juga bisa dinikmati masyarakat umum.
“Dari situ, saya akhirnya manut membuat warung. Alhamdulillah, warung ini sampai sekarang justu bisa berjalan sendiri dan menjadi sumber income yang bagus bagi kami di sini.” Jelas Iskandar Woworuntu, Selasa (29/6/2021).
Banyak pilihan menu yang disajikan di restoran ini, dari berbagai minuman seperti jus buah, teh poci gula batu, mint serai, wedang uwuh, wedang jahe, berbagai yogurt asli dan kombucha. Semua minuman yang di Warung Bumi disajikan tanpa menggunakan sedotan plastik, karena untuk mengurangi sampah.
Menu yang ditawarkan sangat sehat dan dijamin jauh dari bahan kimia. Salah satu menu yang paling terkenal adalah mie lethek. Mie ini terbuat dari tepung tapioka yang membuat tampilannya tidak secerah mie yang terbuat dari gandum.
Pemilik Warung Bumi sekaligus pendiri Bumi Langit Institut, Iskandar Waworuntu kepada Langit7.id bercerita, Warung Bumi berdiri berawal dari istrinya, Darmila Hayati, begitu brilian dalam memanfaatkan dan mengolah makanan hasil kebun di Bumi Langit.
Darmila selalu berhasil memberi kesan di setiap produk sajian masakan dari dapurnya untuk konsumsi sendiri ataupun untuk para tamu di Bumi Langit.
Setelah bertahun-tahun, banyak rekan-rekannya yang menyarankan untuk membuat warung makan yang tidak hanya untuk menjamu tamu, tapi juga bisa dinikmati masyarakat umum.
“Dari situ, saya akhirnya manut membuat warung. Alhamdulillah, warung ini sampai sekarang justu bisa berjalan sendiri dan menjadi sumber income yang bagus bagi kami di sini.” Jelas Iskandar Woworuntu, Selasa (29/6/2021).
Banyak pilihan menu yang disajikan di restoran ini, dari berbagai minuman seperti jus buah, teh poci gula batu, mint serai, wedang uwuh, wedang jahe, berbagai yogurt asli dan kombucha. Semua minuman yang di Warung Bumi disajikan tanpa menggunakan sedotan plastik, karena untuk mengurangi sampah.
Menu yang ditawarkan sangat sehat dan dijamin jauh dari bahan kimia. Salah satu menu yang paling terkenal adalah mie lethek. Mie ini terbuat dari tepung tapioka yang membuat tampilannya tidak secerah mie yang terbuat dari gandum.