Toulon Cup 2022
LINK LIVE STREAMING Timnas Indonesia U-19 versus Ghana U-20: Garuda Muda Harus Menang
Arif purniawan
Kamis, 02 Juni 2022 - 16:09 WIB
Striker Timnas Indonesia U-19 Ronaldo Kwateh (foto: PSSI)
Timnas Indonesia U-19 wajib memenangkan pertandingan menghadapi Ghana U-20 di di Stade Jules –Ladoumegue, Vitrolles, pukul 18.30 WIB.
Kemenangan akan membuka asa bagi Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan untuk lolos dari Grup B turnamen Toulon di Paris, Perancis.
Di laga perdana kontra Venezuela, Indonesia kalah tipis 1-0, sementara Ghana juga mengalami kekalahan dari Meksiko dengan skor 0-1.
Ini artinya pertandingan akan berjalan dengan sangat menarik, karena Ghana juga bertekad memenangkan pertandingan untuk lolos dari fase grup.
Baca juga:Timnas Meksiko Bawa 22 Pemain, Didominasi Tim Olimpiade
Pelatih Timnas U-19 Dzenan Randocic memberi sinyal tidak akan banyak merubah gaya permainan saat Indonesia menghadapi Ghana. Menghadapi tim dengan keunggulan postur tubuh yang lebih tinggi dan fisik yang kuat. Para pemain diharapkan tidak banyak memainkan bola-bola atas.
“Persiapan melawan Ghana, saat Anda bertemu tim kuat seperti Ghana, dengan pemain fisik tinggi dan kuat, saya berharap anak-anak tetap bisa memainkan bola-bola bawah,” kata Dzenan dilaman PSSI.
Kemenangan akan membuka asa bagi Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan untuk lolos dari Grup B turnamen Toulon di Paris, Perancis.
Di laga perdana kontra Venezuela, Indonesia kalah tipis 1-0, sementara Ghana juga mengalami kekalahan dari Meksiko dengan skor 0-1.
Ini artinya pertandingan akan berjalan dengan sangat menarik, karena Ghana juga bertekad memenangkan pertandingan untuk lolos dari fase grup.
Baca juga:Timnas Meksiko Bawa 22 Pemain, Didominasi Tim Olimpiade
Pelatih Timnas U-19 Dzenan Randocic memberi sinyal tidak akan banyak merubah gaya permainan saat Indonesia menghadapi Ghana. Menghadapi tim dengan keunggulan postur tubuh yang lebih tinggi dan fisik yang kuat. Para pemain diharapkan tidak banyak memainkan bola-bola atas.
“Persiapan melawan Ghana, saat Anda bertemu tim kuat seperti Ghana, dengan pemain fisik tinggi dan kuat, saya berharap anak-anak tetap bisa memainkan bola-bola bawah,” kata Dzenan dilaman PSSI.