Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 03 Agustus 2026
home lifestyle muslim detail berita

Slow Jogging, Tren Olahraga Santai yang Baik untuk Jantung dan Pikiran

esti setiyowati Senin, 03 Agustus 2026 - 21:53 WIB
Slow Jogging, Tren Olahraga Santai yang Baik untuk Jantung dan Pikiran
Slow Jogging, Tren Olahraga Santai yang Baik untuk Jantung dan Pikiran. Foto: Pexels.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Di tengah gaya hidup yang semakin sibuk, banyak orang mulai mencari olahraga yang mudah dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Slow jogging kini menjadi salah satu olahraga yang tengah diminati masyarakat.

Olahraga ini merupakan lari santai dengan intensitas ringan yang nyaman dilakukan oleh siapa saja, termasuk pemula.

Berbeda dengan lari yang menguras tenaga, slow jogging dilakukan dalam tempo santai. Saat berlari, seseorang masih bisa tersenyum, mengobrol, dan bernapas dengan nyaman tanpa merasa terengah-engah.

Baca juga: Paula Verhoeven dan 6 Artis Berhijab Ini Asyik Ikutan Tren Olahraga Padel

Meski terkesan olahraga ringan, namun slow jogging juga memerlukan persiapan sebelum melakukannya. Pakar Fisiologi Olahraga Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Zainal Muttaqin mengingatkan untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik.

"Minumlah air 2–3 jam sebelum olahraga, minum lagi 30 menit sebelum mulai, dan dianjurkan minum setiap 15 menit saat beraktivitas,” kata Zainal Muttaqin seperti dikutip di laman UGM, Senin (3/8/2026).

Selain menjaga asupan cairan, Zainal mengingatkan pentingnya menggunakan sepatu yang sesuai. Menurut Zainal, sepatu yang layak akan membantu melindungi lutut dan sendi panggul dari benturan selama berlari.

Meski terlihat sederhana, slow jogging menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Aktivitas ini membantu meningkatkan kerja jantung sehingga aliran darah menjadi lebih lancar, termasuk menuju jaringan kulit. Sirkulasi darah yang baik turut mendukung kesehatan kulit sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

Tak hanya itu, olahraga berintensitas ringan yang dilakukan dalam durasi lebih lama juga efektif membantu proses pembakaran lemak.

"Jadi pembakaran lemak itu memang olahraga yang intensitasnya ringan tapi lama," jelas Zainal.

Baca juga: Tips Olahraga Lari saat Kondisi Suhu Cuaca Panas

Manfaat slow jogging juga dirasakan pada kesehatan mental. Menurut Zainal, gerakan berulang saat berlari santai dapat mengaktifkan saraf vagus atau vagus nerve, yang berperan menjaga keseimbangan antara respons tubuh terhadap stres dan kondisi rileks.

Aktivasi saraf ini membantu seseorang merasa lebih tenang, sabar, ceria, serta tidak mudah marah maupun mengalami stres berkepanjangan.

Efek positif tersebut akan semakin terasa jika olahraga dilakukan bersama keluarga atau teman. Interaksi sosial saat berolahraga dapat membangun co-regulation, yaitu proses saling mendukung yang membantu menjaga keseimbangan sistem tubuh dan emosi.

"Orang dengan badan yang segar karena melakukan olahraga biasanya tidakgampang marah, tidak gampang depresi, tidak gampang sedih ya, jadi akan semangat,” tambahnya.

Sebelum memulai slow jogging, Zainal mengingatkan pentingnya melakukan pemanasan. Langkah ini berguna untuk meningkatkan aliran darah ke otot, membuat tubuh lebih lentur, sekaligus mengurangi risiko kram maupun cedera.

Selama berlari, ritme napas juga perlu diperhatikan. Jika napas mulai tersengal atau sulit berbicara, itu menjadi tanda bahwa intensitas latihan sudah terlalu berat.

Baca juga: Ini Alasan Jalan Kaki Lebih Baik dari Jogging atau Lari

Agar manfaatnya tetap optimal, ia merekomendasikan durasi latihan sekitar 30 hingga 45 menit, sebanyak tiga hingga lima kali dalam sepekan.

Selain itu, kualitas tidur juga menjadi faktor penting. Istirahat yang cukup sebelum berolahraga akan membantu tubuh lebih siap menerima beban latihan dan mempercepat proses pemulihan.

Bagi yang baru ingin memulai, Zainal menyarankan agar tidak terburu-buru meningkatkan intensitas latihan. Mulailah dari durasi singkat, sekitar lima hingga sepuluh menit, kemudian tingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

"Siapapun yang baru olahraga itu mohon kendalikan emosi, jangan ngoyo dan harus bertahap step by step,” pesannya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 03 Agustus 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan