Perluas Pasar, UMKM Lirik Pemasaran Digital
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 06 Juni 2022 - 16:45 WIB
Muslim Life Fair Yogyakarta yang diadakan di JEC menarik lebih dari 10.000 pengunjung. Foto: Muslim Life Fair.
Saat ini pemasaran digital menjadi hal penting bagi pertumbuhan bisnis perusahaan, termasuk bagi pelaku UMKM. Kini, mulai banyak UMKM yang berhasil memperluas pasar dan branding dengan mengoptimalkan pemasaran digital atau digital marketing ini.
Salah satu ekshibitor di pameran Muslim Life Fair Yogyakarta, Reza Coco dari Hibbu, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap informasi secara cepat, langsung, dan jelas terus meningkat. Karena itu, membangun aset-aset digital marketing bagi pelaku UMKM menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan, salah satunya adalah dengan video.
Baca juga: Tingkatkan UMKM Halal Daerah, Indonesia Muslim Life Fair Siap Hadir di Yogyakarta
Melalui video, dengan gaya atau konsep story telling seperti iklan-iklan di TV, diharapkan akan membangun branding pada UMKM itu sendiri. Terlebih, tingkat literasi di Indonesia masih rendah sehingga perlu diarahkan ke video untuk menyiasatinya. Video bisa mewakilkan dengan kondisi hari ini dan punya daya jual atau bisa men-scale up bisnis.
"Berdasarkan data yang kami dapat, orang Indonesia itu konsumsi YouTube paling tidak 25 jam per bulan. Ini artinya, banyak dari mereka yang lari ke platform berbentuk video," kata Reza melalui keterangan yang dikutip Senin (6/6/2022).
Namun demikian, dalam membuat konten video itu tidak bisa asal-asalan. Membutuhkan satu konsep yang matang dengan tujuan dan pesan yang akan disampaikan. Selain itu, brand positioning dan target pasar pun harus jelas.
Menurut Reza, Hibbu sendiri lahir salah satunya karena punya semangat untuk membantu UMKM untuk meningkatkan skala bisnisnya melalui digital marketing atau membuat aset-aset digital marketing. Mulai dari video, membangun akun Instagram (social media maintenance), foto produk, hingga membangun akun YouTube.
Salah satu ekshibitor di pameran Muslim Life Fair Yogyakarta, Reza Coco dari Hibbu, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap informasi secara cepat, langsung, dan jelas terus meningkat. Karena itu, membangun aset-aset digital marketing bagi pelaku UMKM menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan, salah satunya adalah dengan video.
Baca juga: Tingkatkan UMKM Halal Daerah, Indonesia Muslim Life Fair Siap Hadir di Yogyakarta
Melalui video, dengan gaya atau konsep story telling seperti iklan-iklan di TV, diharapkan akan membangun branding pada UMKM itu sendiri. Terlebih, tingkat literasi di Indonesia masih rendah sehingga perlu diarahkan ke video untuk menyiasatinya. Video bisa mewakilkan dengan kondisi hari ini dan punya daya jual atau bisa men-scale up bisnis.
"Berdasarkan data yang kami dapat, orang Indonesia itu konsumsi YouTube paling tidak 25 jam per bulan. Ini artinya, banyak dari mereka yang lari ke platform berbentuk video," kata Reza melalui keterangan yang dikutip Senin (6/6/2022).
Namun demikian, dalam membuat konten video itu tidak bisa asal-asalan. Membutuhkan satu konsep yang matang dengan tujuan dan pesan yang akan disampaikan. Selain itu, brand positioning dan target pasar pun harus jelas.
Menurut Reza, Hibbu sendiri lahir salah satunya karena punya semangat untuk membantu UMKM untuk meningkatkan skala bisnisnya melalui digital marketing atau membuat aset-aset digital marketing. Mulai dari video, membangun akun Instagram (social media maintenance), foto produk, hingga membangun akun YouTube.