Masjid At-Taufiq Diresmikan Presiden, Megawati Harap Jadi Sarana Ibadah Kader PDIP
Muhajirin
Rabu, 08 Juni 2022 - 18:32 WIB
Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi saat menghadiri peresmian Masjid At-Taufiq (Dok Bamusi)
Masjid At-Taufiq yang memiliki gaya arsitektur Minangkabau di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Masjid tersebut dibangun berdasarkan buah pikiran Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri agar kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) punya sarana ibadah.
"Muncul pemikiran Ketua umum Ibu Megawati untuk menyediakan sarana ibadah bagi kader-kadernya yang beragama Islam untuk menunaikan shalat lima waktunya, terutama apabila mereka harus mengikuti shalat Jumat berjamaah," kata ketua Panitia Pembangunan Masjid At-Taufiq, Ahmad Basarah, di Jakarta, Rabu (8/6/2022).
Buah pemikiran Megawati itu lalu dilanjutkan oleh putrinya Puan Maharani. Ketua DPR RI itu berharap Masjid At Taufiq dapat menjadi sarana ibadah para kader PDIP dan masyarakat di sekitar kantor DPP PDIP.
"Mbak Puan-lah yang kemudian mengambil inisiatif dan prakarsa untuk membangun Masjid At-Taufiq ini, yang kemudian masjid ini didedikasikan, diperuntukkan, bukan hanya sebagai sarana ibadah bagi kader PDI Perjuangan atau pengurus partai yang berbeda di Sekolah Partai ini, tetapi juga untuk sarana ibadah umat Islam di lingkungan kantor DPP PDIP," kata Basarah.
Baca Juga:Puan Maharani Disarankan Wajib Rawat Hubungan Baik Nahdliyin dan PDIP
Selain itu, Puan menginisiasi pembangunan masjid tersebut untuk mengenang almarhum sang ayah, Taufik Kiemas. Masjid tersebut dibangun tepat di depan Sekolah Partai DPP PDI-Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Peletakan batu pertama atau groundbreaking sebagai tanda dimulainya pembangunan dilakukan pada 8 Juni 2018 lalu, bertepatan 5 tahun wafatnya Taufik Kiemas. Pada acara tersebut, Puan membeberkan, mushola (di sekitar lokasi) saat itu tidak cukup menampung jamaah. Salah satunya saat shalat Id, sehingga tempat itu belum representatif.
"Muncul pemikiran Ketua umum Ibu Megawati untuk menyediakan sarana ibadah bagi kader-kadernya yang beragama Islam untuk menunaikan shalat lima waktunya, terutama apabila mereka harus mengikuti shalat Jumat berjamaah," kata ketua Panitia Pembangunan Masjid At-Taufiq, Ahmad Basarah, di Jakarta, Rabu (8/6/2022).
Buah pemikiran Megawati itu lalu dilanjutkan oleh putrinya Puan Maharani. Ketua DPR RI itu berharap Masjid At Taufiq dapat menjadi sarana ibadah para kader PDIP dan masyarakat di sekitar kantor DPP PDIP.
"Mbak Puan-lah yang kemudian mengambil inisiatif dan prakarsa untuk membangun Masjid At-Taufiq ini, yang kemudian masjid ini didedikasikan, diperuntukkan, bukan hanya sebagai sarana ibadah bagi kader PDI Perjuangan atau pengurus partai yang berbeda di Sekolah Partai ini, tetapi juga untuk sarana ibadah umat Islam di lingkungan kantor DPP PDIP," kata Basarah.
Baca Juga:Puan Maharani Disarankan Wajib Rawat Hubungan Baik Nahdliyin dan PDIP
Selain itu, Puan menginisiasi pembangunan masjid tersebut untuk mengenang almarhum sang ayah, Taufik Kiemas. Masjid tersebut dibangun tepat di depan Sekolah Partai DPP PDI-Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Peletakan batu pertama atau groundbreaking sebagai tanda dimulainya pembangunan dilakukan pada 8 Juni 2018 lalu, bertepatan 5 tahun wafatnya Taufik Kiemas. Pada acara tersebut, Puan membeberkan, mushola (di sekitar lokasi) saat itu tidak cukup menampung jamaah. Salah satunya saat shalat Id, sehingga tempat itu belum representatif.