Heboh Nasi Padang Babi, Ini Alasan Islam Mengharamkan Konsumsi Babi
Fajar adhitya
Jum'at, 10 Juni 2022 - 23:22 WIB
Ilustasi menu makanan di rumah makan padang. (Foto: Langit7.id/Garry)
Adanya usaha kuliner nasi padang babi membuat resah masyarakat. Media sosial Twitter, Jumat (10/6/2022) malam pun populer dengan topik “nonhalal”, “babi”, dan “padang” merujuk kasus tersebut.
Keributan ini bermula ketika Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat 2 Guspardi Gaus mendengar kabar adanya usaha kuliner yang menjual masakan Minangkabau nasi Padang nonhalal berbahan dasar daging babi. Restoran Minang berbahan dasar babi itu disebut-sebut berlokasi di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Baca Juga:LBM PBNU: Ternak Terjangkit PMK Tidak Sah Dijadikan Kurban
"Pemilik juga mempromosikan melalui platform daring pesan antar di mana terpampang jelas aneka masakan Minang nonhalal, nasi babi bakar, nasi babi rendang, gulai babi, nasi ramas babiambo, dan menu-menu lainnya," kata Guspardi dalam keterangannya, Jumat (10/6/2022).
Dalam bio Instagramnya, Babiambo menyebut sebagai yang pertama makanan padang nonhalal di Indonesia. Namun, keberadaan akun tersebut lenyap saat Langit7.id cari, tapi tangkapan layar akun tersebut sudah beredar dimana-mana.
“Menurut saya ini sudah melampaui batas. Warga Minang teguh dengan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Masakan Padang terkenal di dunia karena citarasa, kelezatan & kehalalannya,” tulis Hilmi Firdausi, salah seorang pengusaha muslim di akun Twitternya.
Keributan ini bermula ketika Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat 2 Guspardi Gaus mendengar kabar adanya usaha kuliner yang menjual masakan Minangkabau nasi Padang nonhalal berbahan dasar daging babi. Restoran Minang berbahan dasar babi itu disebut-sebut berlokasi di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Baca Juga:LBM PBNU: Ternak Terjangkit PMK Tidak Sah Dijadikan Kurban
"Pemilik juga mempromosikan melalui platform daring pesan antar di mana terpampang jelas aneka masakan Minang nonhalal, nasi babi bakar, nasi babi rendang, gulai babi, nasi ramas babiambo, dan menu-menu lainnya," kata Guspardi dalam keterangannya, Jumat (10/6/2022).
Dalam bio Instagramnya, Babiambo menyebut sebagai yang pertama makanan padang nonhalal di Indonesia. Namun, keberadaan akun tersebut lenyap saat Langit7.id cari, tapi tangkapan layar akun tersebut sudah beredar dimana-mana.
“Menurut saya ini sudah melampaui batas. Warga Minang teguh dengan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Masakan Padang terkenal di dunia karena citarasa, kelezatan & kehalalannya,” tulis Hilmi Firdausi, salah seorang pengusaha muslim di akun Twitternya.