Tiga Spot Kota Kupang Ini jadi Alternatif Wisata Baru
Hasanah syakim
Ahad, 12 Juni 2022 - 18:12 WIB
Kawasan wisata baru di Kota Kupang (foto istimewa)
Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini memiliki wajah baru setelah PT Brantas Abipraya (Persero) menuntaskan pengerjaan di Kota Kupang.
Dengan penampilan yang kian cantik kawasan ini dapat dijadikan sebagai tambahan destinasi wisata bagi masyarakat Indonesia.
Brantas Praya merampungan Pantai Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), Pantai Kelapa Lima serta Koridor 3 Jalan Frans Seda di mana kawasan tersebut telah diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu silam.
Baca juga:Ini Filosofi Borobudur Candi Buddha Terbesar di Dunia
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas mengatakan bahwa pengerjaan ini menjadi bentuk komitemen Abipraya dalam berkontribusi membangun kawasan Kota Kupang, NTT agar terlihat lebih rapih dan indah.
"Semoga dengan telah selesainya pengerjaan tiga kawasan ini dapat menambah kenyamanan masyarakat sekitar dan dapat mengundang lebih banyak lagi wisata lokal dan dari manca negara,” ujar Miftakhul Anas seperti dikutip Ahad (12/6/2022).
Menurutnya, kawasan LLBK dahulu dikenal hanya sebagai ruang jalan dan akses kegiatan ekonomi bagi pedagang kaki lima (PKL), kini kawasan tersebut hadir sebagai wajah baru dengan meningkatkan kualitas ruang terbuka dan menata PKL hingga menampung 44 kios.
Dengan penampilan yang kian cantik kawasan ini dapat dijadikan sebagai tambahan destinasi wisata bagi masyarakat Indonesia.
Brantas Praya merampungan Pantai Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), Pantai Kelapa Lima serta Koridor 3 Jalan Frans Seda di mana kawasan tersebut telah diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu silam.
Baca juga:Ini Filosofi Borobudur Candi Buddha Terbesar di Dunia
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas mengatakan bahwa pengerjaan ini menjadi bentuk komitemen Abipraya dalam berkontribusi membangun kawasan Kota Kupang, NTT agar terlihat lebih rapih dan indah.
"Semoga dengan telah selesainya pengerjaan tiga kawasan ini dapat menambah kenyamanan masyarakat sekitar dan dapat mengundang lebih banyak lagi wisata lokal dan dari manca negara,” ujar Miftakhul Anas seperti dikutip Ahad (12/6/2022).
Menurutnya, kawasan LLBK dahulu dikenal hanya sebagai ruang jalan dan akses kegiatan ekonomi bagi pedagang kaki lima (PKL), kini kawasan tersebut hadir sebagai wajah baru dengan meningkatkan kualitas ruang terbuka dan menata PKL hingga menampung 44 kios.