LANGIT7, Kupang - Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini memiliki wajah baru setelah PT Brantas Abipraya (Persero) menuntaskan pengerjaan di Kota Kupang.
Dengan penampilan yang kian cantik kawasan ini dapat dijadikan sebagai tambahan destinasi wisata bagi masyarakat Indonesia.
Brantas Praya merampungan Pantai Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), Pantai Kelapa Lima serta Koridor 3 Jalan Frans Seda di mana kawasan tersebut telah diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu silam.
Baca juga: Ini Filosofi Borobudur Candi Buddha Terbesar di DuniaSekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas mengatakan bahwa pengerjaan ini menjadi bentuk komitemen Abipraya dalam berkontribusi membangun kawasan Kota Kupang, NTT agar terlihat lebih rapih dan indah.
"Semoga dengan telah selesainya pengerjaan tiga kawasan ini dapat menambah kenyamanan masyarakat sekitar dan dapat mengundang lebih banyak lagi wisata lokal dan dari manca negara,” ujar Miftakhul Anas seperti dikutip Ahad (12/6/2022).
Menurutnya, kawasan LLBK dahulu dikenal hanya sebagai ruang jalan dan akses kegiatan ekonomi bagi pedagang kaki lima (PKL), kini kawasan tersebut hadir sebagai wajah baru dengan meningkatkan kualitas ruang terbuka dan menata PKL hingga menampung 44 kios.
Baca juga: Indonesia Tuan Rumah Vespa World Day 2022"Di sini Brantas Abipraya telah menyelesaikan pengerjaan renovasi Heritage Harbour, renovasi Pier & View Deck, Jetty pedagang, Gazebo Rumbia, landmark Tugu Selamat Datang, sea wall & toe protection, stepping plaza, promenade, jalan Cobble Stone dan drainase," ujarnya.
Pihaknya juga memastikan bahwa kawasan kehadiran LLBK dapat menambah kenyamanan wisatawan saat berkunjung, dan berdestinasi wisata untuk menikmati suasana hangat matahari terbenam.
"Sedangkan untuk pembangunan Kawasan Kelapa Lima, lokasi ini merupakan sentra penjualan ikan bagi masyarakat setempat dan secara eksisting telah memiliki tempat untuk berjalan," ungkap Anas.
Baca juga: Pegiat Bisnis Travel Haji dan Umrah Diminta Mempersiapkan DiriDia menjelaskan bahwa di tempat ini Brantas Abipraya melakukan penataan dengan mengembalikan view ke arah pantai, serta memaksimalkan ruang terbuka publik yang menambah keelokkan Pantai Kelapa Lima.
"Brantas Abipraya membangun Bangunan Pusat Kuliner, Panggung Budaya, Jetty atau dermaga untuk pedagang, dan di sini masyarakat juga dapat istirahat sambil berswa foto di gazebo yang berbentuk sasando," terangnya.
Kemudian, dalam penataan di Koridor 3 Jalan Frans Seda yang merupakan koridor jalan nasional yang juga berfungsi sebagai jalan utama kota yang menghubungkan sarana prasarana penting perkotaan inipun kena sentuhan Brantas Abipraya.
Baca juga: Maskapai Garuda Perkuat Branding Logo Bangga Buatan Indonesia"Koridor ini ditata BUMN konstruksi dengan meningkatkan kualitas ruang terbuka publik dan lanskap kawasan, merampungkan pengerjaan pedestrian, street furniture dan drainase. Bersama Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), kami membangun kembali tiga kawasan ini dengan mengedepankan budaya lokal," kattanya.
Anas menambahkan bahwa dengan mengedepankan budaya lokal sehingga unsur tradisional akan tetap melekat, serta sebagai integritas BUMN yang selalu ada untuk Indonesia dengan membangun infrastruktur yang unggul.
(sof)