home wisata halal

PUPR Canangkan Program Kotaku sebagai Destinasi Wisata

Senin, 13 Juni 2022 - 20:00 WIB
Program Kotaku merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian PUPR dan Pemda dalam mendorong serta memberdayakan masyarakat setempat sebagai pelaku pembangunan. Foto: PUPR.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan penataan kawasan kumuh melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Menteri PUPR, Basuki Hadimuljomo menjelaskan, penaataan dilakukan guna mencapai target non persen kawasan kumuh sesuai dengan Rancana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan kawasan Gresik Kota Lama (GKL) Jawa Timur menjadi salah satunya.

"Program Kotaku merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian PUPR dan Pemda dalam mendorong serta memberdayakan masyarakat setempat sebagai pelaku pembangunan, terutama infrastruktur berskala kecil yang tidak membutuhkan teknologi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya," kata Basuki dalam keterangannya, Senin (13/6/2022).

Basuki mengatakan, penataan kawasan kumuh seperti ini bukan hanya dilakukan pada pemukiman di bantaran sungai tetapi juga di tempat lain, seperti pemukiman di dekat tempat pembuangan sampah hingga kampung padat penduduk di perkotaan.

Baca Juga:Tiga Spot Kota Kupang Ini jadi Alternatif Wisata Baru

"Penataan kawasan GKL dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Ditjen Cipta Karya dengan anggaran Rp38,3 miliar. Penataan ini dimulai pada Desember 2021 dan ditargetkan rampung pada Agustus 2022 mendatang," ujarnya.

Basuki menuturkan, penataan kawasan GKL ini meliputi Kampung Arab, Kampung Kolonial, dan Kampung Pecinan. Ia berharap penataan kawasan Kampung Arab dapat mendorong pengembangan wisata religi yang menjadi satu kesatuan dengan Makan Syeh Maulana Malik Ibrahim.

Selain itu terdapat kawasan Kampung Kolonial yang akan menjadi satu kesatuan dan terintegrasi dengan Kampung Kemasan dan Kampung Arab serta Kampung Pecinan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
desa wisata jawa timur gresik kementerian pupr kampung arab
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya