Grand Syekh Al-Azhar: Ahlussunnah wal Jamaah Tak Hanya Terkait pada 1 Kelompok Saja
Muhajirin
Rabu, 15 Juni 2022 - 20:33 WIB
Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmad Tayeb (foto: getty images)
Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmad Tayeb, mengungkapkan, anak-anak muslim harus diajarkan perkara-perkara agama secara menyeluruh, tidak mengacu pada satu mazhab saja.
Hal itu juga menyangkut makna ahlussunnah wal jamaah yang harus diajarkan kepada anak-anak muslim. Dia menyebut, ahlussunnah wal jamaah tidak hanya terkait pada satu golongan saja.
Dalam kitab Al-AzharWa Wahdatul Muslimin, Syekh Ahmad Al-Tayeb menjelaskan, ahlus sunnah wal jamaah adalah ahlul hadits, fuqaha, ulama al-maturidiyah, mufassir, hingga para ulama al-asy'ariyah.
Baca Juga: Ini Perbedaan Konsep Iman Mutazilah dengan Ahlussunnah
Ahlussunnah wal jamaah juga meliputi para ahli fikih, dan para cendekiawan muslim dari berbagai mazhab, terkhusus mazhab Syafi’i dan Maliki yang menggabungkan antara akal dan hadits
“Harus kita ajarkan juga bahwa ahlussunnah wal jamaah bukanlah terbatas pada salah satu saja dari mereka,” kata Syekh Ahmad Al-Tayeb.
Hal itu juga menyangkut makna ahlussunnah wal jamaah yang harus diajarkan kepada anak-anak muslim. Dia menyebut, ahlussunnah wal jamaah tidak hanya terkait pada satu golongan saja.
Dalam kitab Al-AzharWa Wahdatul Muslimin, Syekh Ahmad Al-Tayeb menjelaskan, ahlus sunnah wal jamaah adalah ahlul hadits, fuqaha, ulama al-maturidiyah, mufassir, hingga para ulama al-asy'ariyah.
Baca Juga: Ini Perbedaan Konsep Iman Mutazilah dengan Ahlussunnah
Ahlussunnah wal jamaah juga meliputi para ahli fikih, dan para cendekiawan muslim dari berbagai mazhab, terkhusus mazhab Syafi’i dan Maliki yang menggabungkan antara akal dan hadits
“Harus kita ajarkan juga bahwa ahlussunnah wal jamaah bukanlah terbatas pada salah satu saja dari mereka,” kata Syekh Ahmad Al-Tayeb.