Zulhas Fokus Urus Masalah Pangan di Sisa Kerja Kabinet
Fajar adhitya
Jum'at, 17 Juni 2022 - 21:39 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meninjau ketersediaan bahan pangan di Pasar Koja, Jakarta Utara, Jumat (17/6/2022). (Foto: Biro Humas Kemendag)
Zulkifli Hasan meninjau Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, di hari keduanya bekerja sebagai Menteri Perdagangan. Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli memastikan di sisa waktu dua tahun Kabinet Indonesia Maju, dia akan fokus mengurusi masalah pangan, terutama ketersediaan minyak goreng di pasaran.
"Saya akan fokus sisa waktu setahun dua tahun l urus ketersediaan pangan dan harga terjangkau. Saat ini, saya sedang memantau efektivitas program migor 2 liter per 1 KTP," kata Mendag dalam keterangannya, Jumat (17/6/2022).
Baca Juga:Jabat Mendag, Zulkifli Hasan Siap Tuntaskan Masalah Minyak Goreng
Zulhas, sapaan akrabnya, menegaskan komitmennya untuk segera mengeksekusi perintah Presiden Jokowi mengendalikan harga-harga barang kebutuhan pokok terutama minyak goreng. Dalam hal ini, Kementerian Perdagangan berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai Kepala Satgas Migor yang saat ini masih efektif.
"Kami terus kaji, koordinasi juga berjalan baik. Insya Allah, akan ada solusi segera. Meski sifatnya bertahap," ujarnya.
Baca Juga:Reshuffle Kabinet: Zulhas dan Raja Antoni Dapat Jabatan
Zulhas menjelaskan, pemerintah memastikan semua berjalan dengan skema yang ada. Domestic Market Obligation (DMO), Domestic Price Obligation (DPO), dan minyak goreng curah rakyat akan tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau.
"Saya akan fokus sisa waktu setahun dua tahun l urus ketersediaan pangan dan harga terjangkau. Saat ini, saya sedang memantau efektivitas program migor 2 liter per 1 KTP," kata Mendag dalam keterangannya, Jumat (17/6/2022).
Baca Juga:Jabat Mendag, Zulkifli Hasan Siap Tuntaskan Masalah Minyak Goreng
Zulhas, sapaan akrabnya, menegaskan komitmennya untuk segera mengeksekusi perintah Presiden Jokowi mengendalikan harga-harga barang kebutuhan pokok terutama minyak goreng. Dalam hal ini, Kementerian Perdagangan berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai Kepala Satgas Migor yang saat ini masih efektif.
"Kami terus kaji, koordinasi juga berjalan baik. Insya Allah, akan ada solusi segera. Meski sifatnya bertahap," ujarnya.
Baca Juga:Reshuffle Kabinet: Zulhas dan Raja Antoni Dapat Jabatan
Zulhas menjelaskan, pemerintah memastikan semua berjalan dengan skema yang ada. Domestic Market Obligation (DMO), Domestic Price Obligation (DPO), dan minyak goreng curah rakyat akan tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau.