Tantangan BMM Tebar Al-Qur'an Braille untuk Tunanetra ke Pelosok Negeri
Muhajirin
Sabtu, 18 Juni 2022 - 16:45 WIB
Para penyandang tunanetra menerima Al-Quran Braille dari Baitulmaal Muamalat (BMM) (foto: BMM)
Tebar Al-Qur'an Braille menjadi salah satu program unggulan Baitulmaal Muamalat (BMM) di pelosok negeri. Tantangannya, banyak penyandang tunanetra yang terkendala dalam membaca Al-Qur'an Braille.
Padahal, para tunanetra juga turut memiliki kesempatan yang sama dalam menuntut ilmu, khususnya mempelajari dan mengajarkan Al-Qur'an. Program tersebut diharapkan menjembatani para tunanetra bisa semakin dekat dengan Al-Qur'an.
"Banyak orang tunanetra yang ingin membaca Al-Qur'an, bukan hanya Al-Qur'an Braille, tapi juga pendamping," kata Pengurus Baitulmaal Muamalat (BMM), Betsy E. Jiesral, kepada LANGIT7.ID.
Para pendamping itu bertugas membimbing para tunanetra membaca Al-Qur'an hingga bisa. BMM menjadi fasilitator agar program tersebut bisa berjalan lancar. Namun, bukan berarti tak ada tantangan.
Baca Juga: BMM Fokus Tebar Manfaat hingga ke Pelosok Negeri
Padahal, para tunanetra juga turut memiliki kesempatan yang sama dalam menuntut ilmu, khususnya mempelajari dan mengajarkan Al-Qur'an. Program tersebut diharapkan menjembatani para tunanetra bisa semakin dekat dengan Al-Qur'an.
"Banyak orang tunanetra yang ingin membaca Al-Qur'an, bukan hanya Al-Qur'an Braille, tapi juga pendamping," kata Pengurus Baitulmaal Muamalat (BMM), Betsy E. Jiesral, kepada LANGIT7.ID.
Para pendamping itu bertugas membimbing para tunanetra membaca Al-Qur'an hingga bisa. BMM menjadi fasilitator agar program tersebut bisa berjalan lancar. Namun, bukan berarti tak ada tantangan.
Baca Juga: BMM Fokus Tebar Manfaat hingga ke Pelosok Negeri