Program Kartu Prakerja Diklaim Ringankan Beban Masyarakat
Hasanah syakim
Ahad, 19 Juni 2022 - 23:35 WIB
Ilustrasi (foto: ANTARA FOTO)
Program Kartu Prakerja diklaim mampu membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Program ini juga mampu meningkatkan produktivitas, pengalaman, dan keterampilan penerima program melalui berbagai pelatihan yang ditawarkan.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa di masa Indonesia mengalami sulit keberhasilan program Kartu Prakerja tidak dapat terwujud tanpa pemanfaatan platform digital yang dihasilkan ana-anak muda Indonesia.
“Seperti disampaikan Pak Airlangga (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto), tidak ada yang lewat uang itu, anggaran itu ke kementerian, ke provinsi, ke kabupaten, ke kota baru ke peserta. Ini langsung dari Menteri Keuangan transfer langsung ke peserta. Coba,” ujarnya.
Saat ini sudah sekitar 115 juta orang yang terdaftar dan yang sudah terverifikasi ada 84 juta peserta. Sedangkan yang sudah menerima manfaat 12,8 juta orang. Artinya, sebanyak 12,8 juta orang saat ini skill, dan pengalamannya meningkat karena pelatihan.
"12,8 juta orang memiliki skill dan pengalaman karena pelatihan. Ini angka yang tidak kecil,” kata Jokowi dalam keterangannya dikutip Ahad (19/6/2022).
Baca juga:Kartu Prakerja Diapresiasi Bank Dunia
Selain itu, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, sebanyak 88,9 persen peserta Kartu Prakerja menyatakan dapat meningkatkan keterampilannya.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa di masa Indonesia mengalami sulit keberhasilan program Kartu Prakerja tidak dapat terwujud tanpa pemanfaatan platform digital yang dihasilkan ana-anak muda Indonesia.
“Seperti disampaikan Pak Airlangga (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto), tidak ada yang lewat uang itu, anggaran itu ke kementerian, ke provinsi, ke kabupaten, ke kota baru ke peserta. Ini langsung dari Menteri Keuangan transfer langsung ke peserta. Coba,” ujarnya.
Saat ini sudah sekitar 115 juta orang yang terdaftar dan yang sudah terverifikasi ada 84 juta peserta. Sedangkan yang sudah menerima manfaat 12,8 juta orang. Artinya, sebanyak 12,8 juta orang saat ini skill, dan pengalamannya meningkat karena pelatihan.
"12,8 juta orang memiliki skill dan pengalaman karena pelatihan. Ini angka yang tidak kecil,” kata Jokowi dalam keterangannya dikutip Ahad (19/6/2022).
Baca juga:Kartu Prakerja Diapresiasi Bank Dunia
Selain itu, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, sebanyak 88,9 persen peserta Kartu Prakerja menyatakan dapat meningkatkan keterampilannya.