home global news

Mahathir Klaim Kepri Bagian Malaysia, Padahal Pusat Budaya Melayu Ada di Indonesia

Rabu, 22 Juni 2022 - 21:15 WIB
Masjid Sultan Riau, Pulau Penyengat (foto: LANGIT7.ID/Ahmad Jilul QF)
Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menjadi sorotan setelah mengatakan Malaysia seharusnya mengklaim Kepulauan Riau menjadi bagian Negeri Jiran.

“Kita (Malaysia) harusnya tak hanya meminta Pedra Branca dikembalikan, atau Pulau Batu Puteh, kita juga harus meminta Singapura pun Kepulauan Riau, mengingat mereka adalah bagian dari Tanah Melayu,” kata Mahathir pada Ahad (19/6/2022), melansir The Straits Times.

Namun, jika ditelisik lebih jauh, pusat kebudayaan Melayu ada di wilayah Kerajaan Riau Lingga yang berpusat di wilayah yang menjadi bagian dari Indonesia. Bukan berada di wilayah Kerajaan Johor atau lainnya yang jadi bagian dari Malaysia.

Kerajaan Riau Lingga memiliki peran penting dalam perkembangan bahasa Melayu hingga menjadi bentuknya sekarang sebagai bahasa Indonesia. Pada masa Kerajaan Riau Lingga, bahasa Melayu menjadi bahasa standar yang sejajar dengan bahasa-bahasa besar lain di dunia.



Baca Juga: Wawancara Khusus Mahathir Mohamad: Romantisme Pasang Surut Hubungan Indonesia Malaysia

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
malaysia indonesia-malaysia mahathir mohamad bahasa melayu melayu
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya