home wisata halal

Adat dan Budaya Desa Hilisimaetano, Ajang Promosi Parekraf di Nias Selatan

Kamis, 23 Juni 2022 - 11:47 WIB
Rumah warga di Desa Wisata Hilisimaetano (foto: kemenparekraf)
Desa Wisata Hilisimaetano menjadi salah satu desa adat tertua di tanah Nias Selatan. Hingga kini, Desa Hilisimaetano masih teguh mejaga nilai adat istiadat serta peninggalan para leluhurnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa kekentalan adat budaya yang ada seperti lombat batu, tari perang, tari harimau menjad tradisi budaya sebagai ajang promosi pariwisata dan Ekonomi kreatif di Nias Selatan.

"Saya melihat kekentalan sejarah dan budaya. Saya melihat ini adalah atraksi utama sebagai adat istiadat dan budaya yang masih dijaga dan dilestarikan dengan baik oleh masyarakat setempat," ujar Sandiaga dikutip Kamis (23/6/2022).

Baca juga:Ekowisata Sungai Citarik Bandung Olah Sampah Jadi Uang

Menurutnya, hal tersebut dapat terlihat pada saat memasuki desa, terdapat Batu Megalitik yang menandakan pada zaman megalitikum masyarakat Nias menggunakan peralatan dari batu besar.

"Kemudian 50 rumah adat yang bangunannya masih terpelihara dengan baik. Namun sangat disayangkan, ada satu rumah adat tertua yang runtuh akibat dampak dari tsunami Aceh tahun 2004," ujarnya.

Tidak hanya itu, sistem pemerintahan yang dijalankan masih mengikuti sistem adat di mana sistem kepemimpinan adat desa masih dipegang oleh Si’ulu atau Raja yang merupakan kaum bangsawan Nias.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
desa wisata sandiaga salahuddin uno nias selatan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya