Pemerintah Siapkan Program Badal Haji, PPIH: Tidak Dipungut Biaya
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 25 Juni 2022 - 06:16 WIB
Pemerintah menyiapkan program badal haji tanpa dipungut biaya. Foto: Langit7/iStock.
Badal Hajimerupakan ibadah haji yang dijalankan untuk menggantikan orang lain. Ibadah ini dilakukan bagi orang tak bisa menunaikan haji, seperti orang yang meninggal dunia.
Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin mengatakan pemerintah menyiapkan program badal haji di setiap penyelenggaraan ibadah haji.Programbadal haji ini disiapkan bagi jemaah yang memenuhi kriteria.
Fauzin menegaskan dalam penyelenggaraan program ini pemerintah tidak memungut biaya.Fauzin mengimbau agar jemaah tidak melakukan transaksi badal haji dengan pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk memastikan pelaksanaan badal haji, jemaah dapat melapor kepada PPIH Kloter dan PPIH Sektor.
Baca juga: Buat Keluarga Jemaah, Ini Nomor Call Center Badal Haji di Saudi
Dalam keterangannya pada pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Jumat (24/6/2022) kemarin, Fauzin menjelaskan ada tiga kelompok jemaah yang bisa dibadalhajikan.
Pertama, jemaah yang meninggal dunia di asrama haji Embarkasi atau Embarkasi antara, saat dalam perjalanan keberangkatan ke Arab Saudi, atau di Arab Saudi sebelum wukuf di Arafah.
“Kedua, jemaah yang sakit dan tidak dapat disafariwukufkan. Dan ketiga, jemaah yang mengalami gangguan jiwa,” terang Fauzin, dalam keterangannya di Asrama Haji, dikutip Sabtu (25/6/2022).
Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin mengatakan pemerintah menyiapkan program badal haji di setiap penyelenggaraan ibadah haji.Programbadal haji ini disiapkan bagi jemaah yang memenuhi kriteria.
Fauzin menegaskan dalam penyelenggaraan program ini pemerintah tidak memungut biaya.Fauzin mengimbau agar jemaah tidak melakukan transaksi badal haji dengan pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk memastikan pelaksanaan badal haji, jemaah dapat melapor kepada PPIH Kloter dan PPIH Sektor.
Baca juga: Buat Keluarga Jemaah, Ini Nomor Call Center Badal Haji di Saudi
Dalam keterangannya pada pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Jumat (24/6/2022) kemarin, Fauzin menjelaskan ada tiga kelompok jemaah yang bisa dibadalhajikan.
Pertama, jemaah yang meninggal dunia di asrama haji Embarkasi atau Embarkasi antara, saat dalam perjalanan keberangkatan ke Arab Saudi, atau di Arab Saudi sebelum wukuf di Arafah.
“Kedua, jemaah yang sakit dan tidak dapat disafariwukufkan. Dan ketiga, jemaah yang mengalami gangguan jiwa,” terang Fauzin, dalam keterangannya di Asrama Haji, dikutip Sabtu (25/6/2022).