Cara Jaga dan Simpan Daging Kurban Tetap Berkualitas Baik
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 08 Juli 2022 - 12:50 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Hari Raya Idul Adha di Indonesia identik dengan gunungan daging kurban, baik itu dari sapi, kambing, atau domba. Seringkali saat melihat daging yang melimpah membuat segan untuk mengolah menjadi makanan jadi. Sehingga menyimpan daging untuk diolah kemudian hari menjadi pilihan.
Namun, untuk peyimpanan daging kurban sebaiknya jangan dilakukan sembarangan, sebab bisa merusak kualitas dari daging itu sendiri nantinya. Baznasmembagikan sejumlah tips penting dalam menyimpan daging kurban dan mempertahankan kualitasnya.
Baca juga: Cara Mudah dan Efektif Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing
Hal pertama adalah jangan memegang daging kurban saat tangan kotor. Sebab, di tangan yang kotor membuka peluang kuman atau mikroba penyebab penyakit berpindah tangan dan berkembang biak pada daging. Karena itu, sebaiknya pastikan Sahabat Langit7 telah mencuci tangan dengan bersih sebelum memegang daging segar.
Kemudian, hindari untuk meletakkan daging kurban di tempat kotor seperti tanah. Kondisi ini bisa membuat daging mudah terkontaminasi. Pastikan daging diletakkan di tempat atau alas yang bersih.
Tips selanjutnya adalah hindari batuk atau bersih ke arah daging. Sebaiknya gunakan masker atau arahkan batuk ke sisi lain menjauhi daging.
Nah, saat Sahabat Langit7 ingin menunda mengolah daging kurban, pastikan daging yang diterima dalam kondisi bersih sebelum menyimpannya di lemari es. Namun, bila daging kurban dalam kondisi kotor, sebaiknya cuci sampai bersih dan langsung masak.
Namun, untuk peyimpanan daging kurban sebaiknya jangan dilakukan sembarangan, sebab bisa merusak kualitas dari daging itu sendiri nantinya. Baznasmembagikan sejumlah tips penting dalam menyimpan daging kurban dan mempertahankan kualitasnya.
Baca juga: Cara Mudah dan Efektif Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing
Hal pertama adalah jangan memegang daging kurban saat tangan kotor. Sebab, di tangan yang kotor membuka peluang kuman atau mikroba penyebab penyakit berpindah tangan dan berkembang biak pada daging. Karena itu, sebaiknya pastikan Sahabat Langit7 telah mencuci tangan dengan bersih sebelum memegang daging segar.
Kemudian, hindari untuk meletakkan daging kurban di tempat kotor seperti tanah. Kondisi ini bisa membuat daging mudah terkontaminasi. Pastikan daging diletakkan di tempat atau alas yang bersih.
Tips selanjutnya adalah hindari batuk atau bersih ke arah daging. Sebaiknya gunakan masker atau arahkan batuk ke sisi lain menjauhi daging.
Nah, saat Sahabat Langit7 ingin menunda mengolah daging kurban, pastikan daging yang diterima dalam kondisi bersih sebelum menyimpannya di lemari es. Namun, bila daging kurban dalam kondisi kotor, sebaiknya cuci sampai bersih dan langsung masak.