Keunikan Desa Wisata Silokek, Masuk 50 Besar ADWI 2022
Hasanah syakim
Jum'at, 08 Juli 2022 - 20:11 WIB
Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Silokek (foto: kemenparekraf)
Desa Wisata Silokek menjadi salah satu desa wisata yang masuk ke dalam kategori 50 besar Anugeraah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa ini memiliki luas sekitar 1.918 hektar di ketinggian 150-200 mdpl dan berjarak kurang lebih 133 kilometer dari Kota Padang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, dengan beragam keunikan Desa Wisata Silokek, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat berpotensial untuk dikembangkan menjadi destinasi favorit.
Dari sisi pemandangan alam, Desa Wisata Silokek terdapat beberapa sungai yang elok seperti Batang Kuantan dan Batang Sangkiamo. Desa ini juga memiliki struktur permukaan berupa perbukitan dengan keragaman geologi unik yakni terdapat karst berusia 350 juta tahun dan granit berusia 250 juta tahun.
"Hal tersebut menjadikan desa wisata ini menjadi kawasan inti Geopark Nasional Ranah Minang Silokek. Sebab, Desa Wisata Silokek juga memiliki Gua Basurek sebagai gua yang terbentuk akibat pelarutan sehingga membentuk ornamen-ornamen unik dan menarik sekitar 250 meter panjangnya," kata Sandiaga dalam keterangannya Jum'at (8/7/2022).
Baca juga:Tempat Wisata di Belitung, Yuk Berkunjung ke Pulau Batu Berlayar
Tak hanya keindahan dan keunikan gua, desa ini juga mempunyai nilai sejarah di masa penjajahan Belanda dan Jepang sebagai saksi jalur perdagangan dan syiar agama Islam dari Selat Malaka Sumatera Barat.
Sandiaga menegaskan, Desa Wisata Silokek yang dilintasi sungai-sungai dan dikelilingi tebing karst ini menawarkan atraksi wisata minat khusus seperti arung jeram dan panjat tebing.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, dengan beragam keunikan Desa Wisata Silokek, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat berpotensial untuk dikembangkan menjadi destinasi favorit.
Dari sisi pemandangan alam, Desa Wisata Silokek terdapat beberapa sungai yang elok seperti Batang Kuantan dan Batang Sangkiamo. Desa ini juga memiliki struktur permukaan berupa perbukitan dengan keragaman geologi unik yakni terdapat karst berusia 350 juta tahun dan granit berusia 250 juta tahun.
"Hal tersebut menjadikan desa wisata ini menjadi kawasan inti Geopark Nasional Ranah Minang Silokek. Sebab, Desa Wisata Silokek juga memiliki Gua Basurek sebagai gua yang terbentuk akibat pelarutan sehingga membentuk ornamen-ornamen unik dan menarik sekitar 250 meter panjangnya," kata Sandiaga dalam keterangannya Jum'at (8/7/2022).
Baca juga:Tempat Wisata di Belitung, Yuk Berkunjung ke Pulau Batu Berlayar
Tak hanya keindahan dan keunikan gua, desa ini juga mempunyai nilai sejarah di masa penjajahan Belanda dan Jepang sebagai saksi jalur perdagangan dan syiar agama Islam dari Selat Malaka Sumatera Barat.
Sandiaga menegaskan, Desa Wisata Silokek yang dilintasi sungai-sungai dan dikelilingi tebing karst ini menawarkan atraksi wisata minat khusus seperti arung jeram dan panjat tebing.