home global news

Jabar Targetkan Vaksinasi 500 Ribu Dosis per Hari

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 13:33 WIB
ilustrasi vaksinasi (foto: ANTARA)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan meningkatkan target vaksinasi hingga empat kali lipat. Dari target 150.000 orang per hari menjadi 500.000 dosis per hari. Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil), mengatakan peningkatan target vaksinasi bertujuan agar pembentukan kekebalan kelompok (herd immunity) bisa terealisasi akhir 2021.

"Dari sebelumnya target vaksinasi Jabar kan dari 150.000 per hari kami naikkan menjadi 500.000 per hari. Sehingga untuk mengejar itu kami butuh lebih banyak relawan. Kami masih cari kekurangan 15 ribu lagi dari berbagai pihak," kata Emil dalam keterangannya, Sabtu (7/8).

Lebih lanjut, Emil menyebutkan mahasiswa yang sudah menjadi relawan penanganan Covid-19 hingga saat ini baru sekitar 1.500 orang dari berbagai perguruan tinggi di Jabar. Sesuai arahan pemerintah pusat, jelasnya, khusus untuk relawan vaksinasi akan difokuskan bagi mahasiswa tahap akhir dari Fakultas Kedokteran. Mereka yang sudah memenuhi syarat akan diproyeksikan menjadi petugas vaksinator.

"Saat ini kurang lebih 1.500 relawan dari universitas yang sudah konfirmasi dan lima universitas lagi sedang dalam proses pendataan. Mudah-mudahan bisa lebih banyak," ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan, target vaksinasi Covid-19 secara nasional saat ini adalah 2,5 juta orang per hari. Pemerintah pun akan menjamin ketersediaan vaksin.

"Kita mau 2,5 juta vaksin per hari secara nasional dan sudah mulai dan saya lihat kecepatannya sudah bagus karena vaksinnya ada dan cukup," kata Luhut.

Menurut Luhut, pelibatan relawan mahasiswa tahap akhir Fakultas Kedokteran dalam membantu vaksinasi sudah melalui kesepakatan dengan berbagai pihak, seperti Kemendikbudristek, BNPB, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta BEM Universitas.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
vaksin covid-19 ridwan kamil vaksin massal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya