Mengunjungi Masjid Berbentuk Segitiga Karya Emil di Tanah Abang
Andi Muhammad
Kamis, 14 Juli 2022 - 21:00 WIB
Masjid Jami Darussalam di Tanah Abang Jakarta Pusat. Foto: Andi Muhammad.
Desain unik berbentuk segitiga menjadi ciri khas Masjid Jami' Darussalam Tanah Abang, Jakarta Pusat. Masjid di daerah Kebon Melati tersebut diarsiteki langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil).
Gaya arsitektur anti mainstream ini mampu menarik perhatian jemaah masjid. Selain bentuk depan dengan arsitektur segitiga, bagian dalam masjid tempat ibadah pria juga berbentuk segitiga dengan hiasan ornamen kaligrafi berukuran besar.
Pengurus harian masjid, Royhan menuturkan, awalnya pembangunan masjid ini menuai kontroversi di kalangan masyarakat sekitar, ini karena tidak adanya kubah sebagaimana masjid pada umumnya. Namun penolakan itu reda setelah terpasang kubah masjid di salah satu bangunannya.
Baca Juga:Paduan Corak Modern Dominasi Interior Masjid di Thamrin Residence
"Dari masyarakat ada komplain karena masjid tidak ada kubahnya, akhirnya dipasang kubah satu saja," tutur Muhammad Royhan saat ditemuiLangit7, Kamis (14/7/2022).
Proses pembangunan masjid segitiga rampung dan diresmikan pada tahun 2015. Saat awal berdirinya masjid, sang arsitektur Ridwan Kamil sempat berkunjung sekaligus melaksanakan ibadah di masjid hasil karyanya.
"Dia (Ridwan Kamil) pernah berkunjung pada awal Ramadan tahun kedua setelah pembangunan," katanya.
Gaya arsitektur anti mainstream ini mampu menarik perhatian jemaah masjid. Selain bentuk depan dengan arsitektur segitiga, bagian dalam masjid tempat ibadah pria juga berbentuk segitiga dengan hiasan ornamen kaligrafi berukuran besar.
Pengurus harian masjid, Royhan menuturkan, awalnya pembangunan masjid ini menuai kontroversi di kalangan masyarakat sekitar, ini karena tidak adanya kubah sebagaimana masjid pada umumnya. Namun penolakan itu reda setelah terpasang kubah masjid di salah satu bangunannya.
Baca Juga:Paduan Corak Modern Dominasi Interior Masjid di Thamrin Residence
"Dari masyarakat ada komplain karena masjid tidak ada kubahnya, akhirnya dipasang kubah satu saja," tutur Muhammad Royhan saat ditemuiLangit7, Kamis (14/7/2022).
Proses pembangunan masjid segitiga rampung dan diresmikan pada tahun 2015. Saat awal berdirinya masjid, sang arsitektur Ridwan Kamil sempat berkunjung sekaligus melaksanakan ibadah di masjid hasil karyanya.
"Dia (Ridwan Kamil) pernah berkunjung pada awal Ramadan tahun kedua setelah pembangunan," katanya.