Alami Penurunan Kesadaran, Satu Jemaah Haji Batal Pulang ke Tanah Air
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 19 Juli 2022 - 12:57 WIB
Ilustrasi kedatangan jemaah haji asal Indonesia. Foto: Langit7/iStock.
Tim Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah sudah melakukan evakuasi terhadap delapan jemaah haji sakit dan lima jemaah haji tanazul untuk dipulangkan ke Tanah Air. Namun ada satu jemaah haji yang batal dievakuasi.
Penanggung jawab evakuasi KKHI Makkah dr Andi PT, MH, mengatakan jemaah yang batal dievakuasi ke Bandara Jeddah bernama Abbas Bachtir bin Abdul Manan JKS 03, karena mengalami penurunan kesadaran.
“Pak Abas diputuskan batal dievakuasi. Kami urus dokumen pembatalan. Saat ini yang bersangkutan sudah dirujuk ke RSAS,” kata dr Andi melalui keterangan Kemenkes dikutip Selasa (19/7/2022).
Baca juga: Kemenag Ungkap Penyebab Banyak Jemaah Haji Meninggal Karena Penyakit Jantung
Dia melanjutkan, salah satu syarat evakuasi tanazul adalah jemaah kondisinya harus transportable alias stabil. Jika jamaah dinilai tidak transportable, maka batal dievakuasi demi menjaga keselamatan nyawanya
“Jika dipaksakan evakuasi dikhawatirkan akan membawa risiko,” ucapnya.
Untuk prosedur menuju perjalanan evakuasi ke bandara maupun keMadinah, tim KKHI yang akan mengantar jemaah dan akan berjaga satu jam sebelum keberangkatan.
Penanggung jawab evakuasi KKHI Makkah dr Andi PT, MH, mengatakan jemaah yang batal dievakuasi ke Bandara Jeddah bernama Abbas Bachtir bin Abdul Manan JKS 03, karena mengalami penurunan kesadaran.
“Pak Abas diputuskan batal dievakuasi. Kami urus dokumen pembatalan. Saat ini yang bersangkutan sudah dirujuk ke RSAS,” kata dr Andi melalui keterangan Kemenkes dikutip Selasa (19/7/2022).
Baca juga: Kemenag Ungkap Penyebab Banyak Jemaah Haji Meninggal Karena Penyakit Jantung
Dia melanjutkan, salah satu syarat evakuasi tanazul adalah jemaah kondisinya harus transportable alias stabil. Jika jamaah dinilai tidak transportable, maka batal dievakuasi demi menjaga keselamatan nyawanya
“Jika dipaksakan evakuasi dikhawatirkan akan membawa risiko,” ucapnya.
Untuk prosedur menuju perjalanan evakuasi ke bandara maupun keMadinah, tim KKHI yang akan mengantar jemaah dan akan berjaga satu jam sebelum keberangkatan.