home masjid

Jusuf Kalla: Komunitas Masjid Asean Bisa Jadi Wadah Atasi Radikalisme

Rabu, 20 Juli 2022 - 17:11 WIB
JK mengatakan, masjid memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun umat. Foto: Andi Muhammad.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DPP DMI) Muhammad Jusuf Kalla atau disapa akrab JK, mengajak seluruh umat Islam di kawasan ASEAN untuk terus menjaga ukhuwah dan kebersamaan dalam konsep berbangsa dan bernegara melalui masjid.

Hal tersebut disampaikan saat menyampaikan sambutan dalam Konferensi Internasional Komunitas Masjid Asean Tahun 2022 di Gedung DMI, Jalan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (20/7/2022).

Pada kesempatan tersebut, JK mengatakan, masjid memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun umat. Sehingga pertemuan komunitas masjid Asean tersebut menjadi pintu untuk menjaga kebersamaan dan ukhuwah wasathiah antar umat Islam di negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga:Kemenag: Peran Masjid Sangat Vital dalam Bangun Nilai Keagamaan

"Penduduk Asean sekitar 660 juta jiwa. Islam itu hampir 200 juta dan penduduk muslim di asean itu terbesar di Asia, ada 41 persen. Dengan jumlah tersebut itu penting untuk menjaga ukhuwah secara bersama-sama melalui masjid," kata JK.

JK menyebutkan, jumlah masjid di Asean diperkirakan mencapai 900 ribu, atau jika dipersentasekan secara rata-rata, maka setiap 300 orang itu bisa ditampung dalam satu masjid. "Jadi sangat besar populasinya," tuturnya.

Dengan kekuatan tersebut, masjid butuh penguatan secara longgar dan tidak terikat pada kepengurusan pusat, melainkan komunitas. Yang penting mengedepankan kebersamaan untuk saling berukhuwah. JK berpendapat kebersamaan di masjid bisa menjadi jalan bagi umat Islam di Asean untuk mengatasi tuduhan adanya islam radikal.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
asean jusuf kalla radikalisme pp dmi wasathiyah islam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya