MUA Syar'i Asal Bandung Punya Paket Retouch Agar Wudhu Tetap Sah
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 21 Juli 2022 - 20:31 WIB
Hasil riasan pengantin dari MUA Syari asal Bandung, Ayundari Resya Syahtia. Foto: Instagram/ayundariresya.
Resepsi pernikahandi Indonesia seringkali memakan waktu panjang, mulai dari pagi hingga sore hari. Waktu yang lama kerap menjadi alasan meninggalkan salat.
Terkadang pengantin terpaksa meninggalkan salat karena ketakutan makeup yang dipakai membuat wudhu menjadi tidak sah. Padahal salat merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan dalam kondisi apapun.
Sebagai perias yang berlandaskan aturan Islam, Ayundari Resya Syahtia memiliki solusi untuk permasalahan tersebut. Makeup artistdari Bandung ini memiliki paket retouch atau merias ulang dengan sebelumnya menghapus riasan sebelumnya.
Baca juga: Riasan Syar'i: Sempat Dicibir karena Tanpa Bulu Mata Palsu dan Cukur Alis
"Saya menyarankan untuk klien mengambil paket retouch ulang, sehingga tidak mengganggu salat dan syarat sah wudhu," jelas Ayundari pada Langit7, Kamis (21/7/2022).
"Namun, ketika pelaksanaan ternyata klien tidak menyanggupi maka kita berlepas diri. Yang penting dari awal sudah kita sampaikan," tuturnya.
Ayundari pun menghargai permintaan pengantin yang menolak untuk difoto dan diunggah ke media sosial. Terpenting bagi dirinya, klien pengguna jasanya puas dengan hasil riasan yang dibuatnya.
Terkadang pengantin terpaksa meninggalkan salat karena ketakutan makeup yang dipakai membuat wudhu menjadi tidak sah. Padahal salat merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan dalam kondisi apapun.
Sebagai perias yang berlandaskan aturan Islam, Ayundari Resya Syahtia memiliki solusi untuk permasalahan tersebut. Makeup artistdari Bandung ini memiliki paket retouch atau merias ulang dengan sebelumnya menghapus riasan sebelumnya.
Baca juga: Riasan Syar'i: Sempat Dicibir karena Tanpa Bulu Mata Palsu dan Cukur Alis
"Saya menyarankan untuk klien mengambil paket retouch ulang, sehingga tidak mengganggu salat dan syarat sah wudhu," jelas Ayundari pada Langit7, Kamis (21/7/2022).
"Namun, ketika pelaksanaan ternyata klien tidak menyanggupi maka kita berlepas diri. Yang penting dari awal sudah kita sampaikan," tuturnya.
Ayundari pun menghargai permintaan pengantin yang menolak untuk difoto dan diunggah ke media sosial. Terpenting bagi dirinya, klien pengguna jasanya puas dengan hasil riasan yang dibuatnya.