Perkenalkan Budaya Indonesia, UMM Gelar Study Tour Mahasiswa Internasional
Andi Muhammad
Jum'at, 22 Juli 2022 - 15:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengajak sejumlah mahasiswa Muhammadiyah internasional menjalin silaturahmi dan berdiskusi bersama di Rayz Hotel UMM. Mahasiswa internasional pun akan ikut andil dalam kegiatan tersebut.
Rektor UMM Dr Fauzan mengatakan, rangkaian kegiatan study tour akan diramaikan oleh sejumlah mahasiswa asing sebagai upaya memperkenalkan berbagai macam kebudayaan Indonesia, khususnya Malang, Jawa Timur..
“Nanti kantor International Relation Office (IRO) UMM bisa mengajak saudara-saudara untuk melakukan semacam study tour budaya. Bisa mengunjungi objek-objek budaya, seperti sanggar tari, topeng Malangan atau yang lainnya. Jadi saudara tidak hanya fokus belajar akademik, tapi juga mengetahui kultur Indonesia yang melimpah,” kata Fauzan, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Jumat (22/7/2022).
Fauzan juga menjelaskan terkait program UMM PASTI yang terus digalakkan 'Kampus Putih'. Ia yakin, para mahasiswa internasional tersebut mampu menjalani perkuliahan hingga lulus tepat waktu serta menjadi lulusan mandiri.
Baca Juga:Cendekiawan Diharapkan Jadi Pengarus Utama Perangi Islamofobia
Selain mengembangkan kerja sama internasional, ia pun berharap agar proses belajar di UMM mampu membawa mahasiswa internasional ke masa depan yang jauh lebih baik. Utamanya melalui para mahasiswa asing serta alumni di luar negeri.
Pada kesempatan sama, Kepala IRO UMM Latipun melaporkan, ada lebih dari 120 mahasiswa asing yang sedang menempuh studi sarjana, magister, dan doktoral di UMM. 30 di antaranya sedang berada di Indonesia, sementara sisanya masih berkuliah secara daring. Mereka berasal dari sekitar 30 negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, Afganistan, dan lainnya.
Rektor UMM Dr Fauzan mengatakan, rangkaian kegiatan study tour akan diramaikan oleh sejumlah mahasiswa asing sebagai upaya memperkenalkan berbagai macam kebudayaan Indonesia, khususnya Malang, Jawa Timur..
“Nanti kantor International Relation Office (IRO) UMM bisa mengajak saudara-saudara untuk melakukan semacam study tour budaya. Bisa mengunjungi objek-objek budaya, seperti sanggar tari, topeng Malangan atau yang lainnya. Jadi saudara tidak hanya fokus belajar akademik, tapi juga mengetahui kultur Indonesia yang melimpah,” kata Fauzan, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Jumat (22/7/2022).
Fauzan juga menjelaskan terkait program UMM PASTI yang terus digalakkan 'Kampus Putih'. Ia yakin, para mahasiswa internasional tersebut mampu menjalani perkuliahan hingga lulus tepat waktu serta menjadi lulusan mandiri.
Baca Juga:Cendekiawan Diharapkan Jadi Pengarus Utama Perangi Islamofobia
Selain mengembangkan kerja sama internasional, ia pun berharap agar proses belajar di UMM mampu membawa mahasiswa internasional ke masa depan yang jauh lebih baik. Utamanya melalui para mahasiswa asing serta alumni di luar negeri.
Pada kesempatan sama, Kepala IRO UMM Latipun melaporkan, ada lebih dari 120 mahasiswa asing yang sedang menempuh studi sarjana, magister, dan doktoral di UMM. 30 di antaranya sedang berada di Indonesia, sementara sisanya masih berkuliah secara daring. Mereka berasal dari sekitar 30 negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, Afganistan, dan lainnya.