Gelombang Panas di Inggris dan Portugal Capai 40 Derajat, Ini Penyebabnya
Ummu hani
Senin, 25 Juli 2022 - 17:35 WIB
Ilustrasi suhu panas di sebuah kota. (Foto: Langit7.id/iStock)
Gelombang panas atau heatwave baru-baru ini melanda sejumlah negara, termasuk Inggris dan Portugal. Fenomena ini menewaskan ribuan orang hingga menyebabkan kebakaran hutan dan senumlah kerusakan jalanan akibat suhu yang tinggi.
Gelombang panas merupakan periode cuaca panas yang tidak biasa, dengan suhu mencapai lebih dari 40 derajat celsius. Cuaca panas ekstrem ini biasanya berlangsung selama dua hari atau lebih.
Baca Juga:WMO Sebut Gelombang Panas Diprediksi Sering Terjadi hingga 2060
Lantas apa penyebab gelombang panas?
Melansir dari Energy Education, Senin (25/7/2022), gelombang panas merupakan hasil dari udara yang terperangkap. Udara yang terperangkap di satu wilayah menghangat hingga suhu yang tidak seperti biasanya karena sinar matahari.
Udara tersebut kemudian terperangkap karena sistem tekanan tinggi. Udara yang terperangkap tidak dapat naik ke atmosfer atas yang lebih dingin, sehingga mencegah presipitasi.
Dalam fenomena gelombang panas, tekanan udara berlangsung secara terus-menerus hingga menciptakan udara panas di dekat tanah dan mencegah perputaran udara.
Gelombang panas merupakan periode cuaca panas yang tidak biasa, dengan suhu mencapai lebih dari 40 derajat celsius. Cuaca panas ekstrem ini biasanya berlangsung selama dua hari atau lebih.
Baca Juga:WMO Sebut Gelombang Panas Diprediksi Sering Terjadi hingga 2060
Lantas apa penyebab gelombang panas?
Melansir dari Energy Education, Senin (25/7/2022), gelombang panas merupakan hasil dari udara yang terperangkap. Udara yang terperangkap di satu wilayah menghangat hingga suhu yang tidak seperti biasanya karena sinar matahari.
Udara tersebut kemudian terperangkap karena sistem tekanan tinggi. Udara yang terperangkap tidak dapat naik ke atmosfer atas yang lebih dingin, sehingga mencegah presipitasi.
Dalam fenomena gelombang panas, tekanan udara berlangsung secara terus-menerus hingga menciptakan udara panas di dekat tanah dan mencegah perputaran udara.