Tak Berizin dan Bikin Macet, Aksi Tunjungan Fashion Week Dibubarkan
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 26 Juli 2022 - 07:04 WIB
Aksi Tunjungan Fashion Week di Jalan Tunjungan Surabaya dibubarkan Satpol PP, Ahad (24/7/2022). Foto: Instagram/mmmodels
FenomenaCitayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat meluas ke sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya di Surabaya, di mana sekumpulan muda-mudi pasang aksi di pusat kota Jalan Tunjungan Surabaya, Ahad (24/7/2022) lalu.
Mengadopsi CFW yang viral di Jakarta, sekumpulan remaja tersebut menggelarTunjungan Fashion Week di tempat penyeberangan jalan. Namun, aktivitas ini ternyata tak berizin sehingga menimbulkan kemacetan yang mengganggu pengguna jalan lain.
Baca juga: Wagub DKI: Citayam Fashion Week Kreatif, Tapi Perlu Bimbingan Agama
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun buka suara atas pembubaran Tunjungan Fashion Week tersebut. Melalui akun terverifikasi, @ericahyadi_, Eri menjelaskan penghentian kegiatan Tunjungan Fashion Week adalah untuk kenyamanan pengguna jalan.
"Kemarin kita hentikan kegiatan “Tunjungan Fashion Week” di kawasan Jalan Tunjungan. Ini bukan soal tidak pro kreasi atau pro kreasi khas anak muda. Tapi ini soal kebaikan bersama: kenyamanan pengguna jalan, dan aktivitas yang tidak menimbulkankemacetan," tulis Eri.
Dia melanjutkan, program serupa bisa dilakukan, misalnya ketika car free day, sebagai unjuk kreasi fesyen anak-anak muda Surabaya.
Dalam keterangan unggahannya, Eri siap mewadahi kreativitas remaja Surabaya dengan membuka peluang acara digelar di Balai Pemuda atau ruang terbuka hijau lain. Namun, dia menekankan agar kegiatan berlangsung dengan terjadwal dan berizin.
Mengadopsi CFW yang viral di Jakarta, sekumpulan remaja tersebut menggelarTunjungan Fashion Week di tempat penyeberangan jalan. Namun, aktivitas ini ternyata tak berizin sehingga menimbulkan kemacetan yang mengganggu pengguna jalan lain.
Baca juga: Wagub DKI: Citayam Fashion Week Kreatif, Tapi Perlu Bimbingan Agama
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun buka suara atas pembubaran Tunjungan Fashion Week tersebut. Melalui akun terverifikasi, @ericahyadi_, Eri menjelaskan penghentian kegiatan Tunjungan Fashion Week adalah untuk kenyamanan pengguna jalan.
"Kemarin kita hentikan kegiatan “Tunjungan Fashion Week” di kawasan Jalan Tunjungan. Ini bukan soal tidak pro kreasi atau pro kreasi khas anak muda. Tapi ini soal kebaikan bersama: kenyamanan pengguna jalan, dan aktivitas yang tidak menimbulkankemacetan," tulis Eri.
Dia melanjutkan, program serupa bisa dilakukan, misalnya ketika car free day, sebagai unjuk kreasi fesyen anak-anak muda Surabaya.
Dalam keterangan unggahannya, Eri siap mewadahi kreativitas remaja Surabaya dengan membuka peluang acara digelar di Balai Pemuda atau ruang terbuka hijau lain. Namun, dia menekankan agar kegiatan berlangsung dengan terjadwal dan berizin.