home lifestyle muslim

Membendung Penumpang Gelap LGBT di Citayam Fashion Week

Selasa, 26 Juli 2022 - 19:30 WIB
Salah satu model berpakaian wanita di Citayam Fashion Week (foto: tangkapan layar)
Citayam Fashion Week tak habis-habisnya jadi perbincangan publik. Perkumpulan muda-mudi di kawasan dukuh atas dengan outfit mentereng itu jadi sarana anak muda dari Citayam, Bojonggede, Depok, Bekasi dan kota sekitar Jakarta untuk menunjukkan eksistensinya. Sayangnya, ternyata ada kalangan menyimpang yakni Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang jadi penumpang gelap numpang eksis.

Salah satunya, muncul sejumlah remaja pria yang melambai mengenakan pakaian ketat seperti wanita dan menyebut mencari pasangan sejenis yang ganteng.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, mengatakan, pemerintah harus memantau fenomena tersebut agar tidak mendobrak nilai kesantunan. Antisipasi itu penting agar ruang ekspresi masyarakat tetap tertib dan sesuai undang-undang.

Baca Juga:Pemerhati Pendidikan Khawatir Munculnya Benih LGBT di CFW

“Sesuai undang-undang dasar, masyarakat memiliki hak dan kebebasan berekspresi. Akan tetapi, hak dan kebebasan itu hendaknya dilakukan dengan tetap menghormati nilai-nilai agama dan budaya bangsa yang mulia,” kata Mu’ti, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Selasa (26/7/2022).

Hal serupa disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad. Dia meminta pemerintah mengantisipasi dampak negatif dari fenomena Citayam Fashion Week. Dia tak ingin ada perilaku menyimpang seperti LGBT dan pergaulan bebas yang menodai kreativitas tersebut.

“Mungkin tidak hanya LGBT, tapi sisi buruk lainnya seperti kemacetan lalu lintas, pergaulan bebas, dan penyebaran penyakit juga bagian dari sisi buruk yang harus diminimalkan,” kata Dadang Kahmad.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
lgbt gay citayam fashion week
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya