BMKG: Gempa M8,7 dan Tsunami Besar Berpotensi Terjadi di Pulau Jawa
Ummu hani
Jum'at, 29 Juli 2022 - 15:42 WIB
Zona megathrust di selatan Jawa (foto: Antara)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat akan ancaman gempa bumi dan tsunami di sepanjang selatan Pulau Jawa.
KepalaBMKG, Dwikorita Karnawati mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi skenario terburuk, terutama wilayah Cilacap yang berada di garis Pantai Selatan Jawa menghadap langsung zona tumbukan lempeng antara Samudra Hindia dengan Eurasia.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Afghanistan, 280 Orang Dilaporkan Tewas
“Dari hasil pemodelan tsunami dengan skenario terburuk, dikhawatirkan berpotensi terjadi tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 meter di pantai Cilacap, sebagai akibat dari gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 8,7 pada zona megathrust dalam tumbukan lempeng tersebut," ungkap Dwikorita, dalam keterangan resmi, Jumat (29/7/2022).
Dwikorita menyebut prakiraan skenario terburuk bukanlah ramalan tapi hasil kajian ahli dan pakar kegempaan.
KepalaBMKG, Dwikorita Karnawati mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi skenario terburuk, terutama wilayah Cilacap yang berada di garis Pantai Selatan Jawa menghadap langsung zona tumbukan lempeng antara Samudra Hindia dengan Eurasia.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Afghanistan, 280 Orang Dilaporkan Tewas
“Dari hasil pemodelan tsunami dengan skenario terburuk, dikhawatirkan berpotensi terjadi tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 meter di pantai Cilacap, sebagai akibat dari gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 8,7 pada zona megathrust dalam tumbukan lempeng tersebut," ungkap Dwikorita, dalam keterangan resmi, Jumat (29/7/2022).
Dwikorita menyebut prakiraan skenario terburuk bukanlah ramalan tapi hasil kajian ahli dan pakar kegempaan.