Usai Tunaikan Shalat Maghrib Segera Baca Doa Awal Tahun
Ahmad zuhdi
Senin, 09 Agustus 2021 - 18:00 WIB
Ilustrasi seorang kakek bermunajat kepada Allah SWT setelah menunaikan shalat fardhu. Foto: Langit7.id/iStock
Waktu bakda maghrib kali ini rasanya sangat sayang untuk dilewatkan bagi seorang muslim. Sebab secara penanggalan Hijriyah, malam nanti sudah memasuki awal bulan Muharram 1443 Hijriyah.
Di momentum tersebut, kalangan mayoritas Indonesia masih melakukan doa awal tahun dan akhir tahun. Doa tersebut biasanya dilakukan mulai dari bakda Ashar atau mendekati maghrib dan berlanjut hingga menjelang Isya dan ditutup dengan shalat Isya berjamaah.
Pada prinsipnya, Allah dan RasulNya tidak mengkhususkan waktu-waktu tertentu untuk melaksanakan doa. Banyak sekali ayat dan hadist yang memerintahkan agar seorang Muslim senantiasa berdoa dimanapun dan kapanpun kepada Allah SWT. Meskin begitu, ada hikmah yang tersimpan mengapa seorang hamba diperintahkan untuk berdoa kepada Allah SWT.
Di antara hikmah yang dapat diambil dari amalan ibadah dengan berdoa banyak sekali di antara hikmah yang paling utama dari berdoa adalah dekat dengan Allah. Berdoa didefinisikan sebagai satu amalan ibadah dengan tujuan berzikir kepada Allah (mengingat Allah).
Mengingat Allah dengan memperbanyak amalan ibadah melalui doa adalah cara terbaik. "Maka, sesungguhnya Aku adalah dekat." definisi dekat dikorelasikan dengan bagaimana seorang hamba mau berdoa, meminta, dan mendekatkan diri kepada Sang Maha Pemberi Allah Subhanahu wa Ta’ala karena sesungguhnya Allah itu dekat. Begitupun meminta dengan suara perlahan seperti Allah jelaskan dalam QS Al-A'raf ayat 55-56.
Adapun amalan-amalan yang baik untuk dilaksanakan dalam memasuki dan mengisi pergantian tahun adalah:
1. Rajin berpuasa sunah, sebagaimana sabda Nabi SAW :
Di momentum tersebut, kalangan mayoritas Indonesia masih melakukan doa awal tahun dan akhir tahun. Doa tersebut biasanya dilakukan mulai dari bakda Ashar atau mendekati maghrib dan berlanjut hingga menjelang Isya dan ditutup dengan shalat Isya berjamaah.
Pada prinsipnya, Allah dan RasulNya tidak mengkhususkan waktu-waktu tertentu untuk melaksanakan doa. Banyak sekali ayat dan hadist yang memerintahkan agar seorang Muslim senantiasa berdoa dimanapun dan kapanpun kepada Allah SWT. Meskin begitu, ada hikmah yang tersimpan mengapa seorang hamba diperintahkan untuk berdoa kepada Allah SWT.
Di antara hikmah yang dapat diambil dari amalan ibadah dengan berdoa banyak sekali di antara hikmah yang paling utama dari berdoa adalah dekat dengan Allah. Berdoa didefinisikan sebagai satu amalan ibadah dengan tujuan berzikir kepada Allah (mengingat Allah).
Mengingat Allah dengan memperbanyak amalan ibadah melalui doa adalah cara terbaik. "Maka, sesungguhnya Aku adalah dekat." definisi dekat dikorelasikan dengan bagaimana seorang hamba mau berdoa, meminta, dan mendekatkan diri kepada Sang Maha Pemberi Allah Subhanahu wa Ta’ala karena sesungguhnya Allah itu dekat. Begitupun meminta dengan suara perlahan seperti Allah jelaskan dalam QS Al-A'raf ayat 55-56.
Adapun amalan-amalan yang baik untuk dilaksanakan dalam memasuki dan mengisi pergantian tahun adalah:
1. Rajin berpuasa sunah, sebagaimana sabda Nabi SAW :