Ini Pantangan di Bulan Muharram, Tertuang Langsung di Al Quran
Mahmuda attar hussein
Senin, 01 Agustus 2022 - 11:00 WIB
Ilustrasi pantangan di bulan Muharram. (Foto: Istimewa).
Ada sejumlah pantangan bagi umat Islam di bulan Muharram ini. Allah SWT memerintahkan langsung hal tersebut di dalam Al Quran surat at-Taubah ayat 36.
"…Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa." (QS. at-Taubah: 36).
Penceramah Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, larangan di empat bulan haram ini tegas disebutkan Allah dalam firman-Nya. Termasuk menjadi larangan yang berlaku di bulan Muharram.
"Jangan sekali-kali menzalimi diri dengan bermaksiat. Jadikanlah bulan ini untuk bermuhasabah," kata dia dalam kutipan ceramahnya, Senin (1/8/2022).
Baca Juga: Kemulian Bulan Muharram, Umat Dianjurkan Perbanyak Amal Saleh
Menurutnya, perintah Allah dalam bentuk larangan ini menjadi fitrah bagi umat di zaman sekarang. Umat diharapkan dapat patuh dan menjauhi larangannya.
"Orang jahiliyah saja saat diperintahkan Nabi untuk meninggalkan perbuatan buruk di bulan haram bisa menahannya. Mereka tidak berkelahi, mengolok-olok, mabuk, dan termasuk semua keburukan lainnya," ujarnya.
"…Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa." (QS. at-Taubah: 36).
Penceramah Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, larangan di empat bulan haram ini tegas disebutkan Allah dalam firman-Nya. Termasuk menjadi larangan yang berlaku di bulan Muharram.
"Jangan sekali-kali menzalimi diri dengan bermaksiat. Jadikanlah bulan ini untuk bermuhasabah," kata dia dalam kutipan ceramahnya, Senin (1/8/2022).
Baca Juga: Kemulian Bulan Muharram, Umat Dianjurkan Perbanyak Amal Saleh
Menurutnya, perintah Allah dalam bentuk larangan ini menjadi fitrah bagi umat di zaman sekarang. Umat diharapkan dapat patuh dan menjauhi larangannya.
"Orang jahiliyah saja saat diperintahkan Nabi untuk meninggalkan perbuatan buruk di bulan haram bisa menahannya. Mereka tidak berkelahi, mengolok-olok, mabuk, dan termasuk semua keburukan lainnya," ujarnya.