LSBPI MUI Siap Gelar Multaqa Seniman-Budayawan Muslim
Andi Muhammad
Senin, 01 Agustus 2022 - 19:09 WIB
Ketua MUI Bidang Seni Budaya dan Peradaban Islam, Dr KH Jeje Zaenuddin (tengah) saat jumpa pers bersama Kang Abik dan Ustaz Erick. Foto: Zuhdi.
Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) siap menggelar Multaqa (pertemuan) Seniman dan Budayawan Muslim Indonesia. Kegiatan ini berkonsep three in one (3 in 1) karena berbarengan dengan focus group discussion (FGD) dan Rakornas.
Ketua MUI Bidang Seni Budaya dan Peradaban Islam, Dr KH Jeje Zaenuddin, menyampaikan, di antara program besar MUI di bidang seni, budaya, dan peradaban adalah mendorong lahirnya produk dan kreativitas seni budaya Islami yang berkualitas dan berkonstribusi positif bagi pembangunan peradaban bangsa yang bermartabat. Baik itu melalui seni sastra, musik, perfilman, maupun yang lainnya.
“Program Multaqa para seniman dan budayawan ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana dan media sharing program, gagasan, masukan, maupun usulan antara LSBPI dengan para pemikir, penggiat, dan praktisi seni budaya," kata Kiai Jeje Zaenuddin dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (1/8/2022).
Baca Juga:Persis Minta UNHCR Serius Tangani Pengungsi di Indonesia
"Sehingga, diharapkan dapat melahirkan kesepahaman dan agenda bersama di bidang seni budaya Islami dalam rangka membangun peradaban bangsa yang lebih bermartabat, mulia, dan modern," imbuhnya.
Pada kesempatan sama, Ketua LSBPI MUI Ustadz Habiburrahman El-Shirazy, menjelaskan Multaqa Seniman dan Budayawan Muslim Indonesia adalah hajatan besar Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI, sekaligus hajatan besar para seniman dan budayawan muslim se-Indonesia.
Kang Abik, panggilan akrabnya, menambahkan, acara dikemas 3 in 1, yaitu Multaqa Seniman dan Budayawan Muslim se-Indonesia, FGD Road to Kongres Budaya Islam Indonesia, dan Rakornas LSBPI MUI se-Indonesia.
Ketua MUI Bidang Seni Budaya dan Peradaban Islam, Dr KH Jeje Zaenuddin, menyampaikan, di antara program besar MUI di bidang seni, budaya, dan peradaban adalah mendorong lahirnya produk dan kreativitas seni budaya Islami yang berkualitas dan berkonstribusi positif bagi pembangunan peradaban bangsa yang bermartabat. Baik itu melalui seni sastra, musik, perfilman, maupun yang lainnya.
“Program Multaqa para seniman dan budayawan ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana dan media sharing program, gagasan, masukan, maupun usulan antara LSBPI dengan para pemikir, penggiat, dan praktisi seni budaya," kata Kiai Jeje Zaenuddin dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (1/8/2022).
Baca Juga:Persis Minta UNHCR Serius Tangani Pengungsi di Indonesia
"Sehingga, diharapkan dapat melahirkan kesepahaman dan agenda bersama di bidang seni budaya Islami dalam rangka membangun peradaban bangsa yang lebih bermartabat, mulia, dan modern," imbuhnya.
Pada kesempatan sama, Ketua LSBPI MUI Ustadz Habiburrahman El-Shirazy, menjelaskan Multaqa Seniman dan Budayawan Muslim Indonesia adalah hajatan besar Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI, sekaligus hajatan besar para seniman dan budayawan muslim se-Indonesia.
Kang Abik, panggilan akrabnya, menambahkan, acara dikemas 3 in 1, yaitu Multaqa Seniman dan Budayawan Muslim se-Indonesia, FGD Road to Kongres Budaya Islam Indonesia, dan Rakornas LSBPI MUI se-Indonesia.