Dzikir dan Doa Kebangsaan jadi Agenda Rutin Tasyakur atas Kemerdekaan RI
Fajar adhitya
Senin, 01 Agustus 2022 - 21:05 WIB
Suasana acara Dzikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di Istana Merdeka, Senin (1/8/2022) (foto: tangkapan layar biro pers presiden)
Pemerintah menggelar Dzikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022) malam. Zikir diikuti Presiden Joko Widodo, Wakil Preisden, KH Ma’ruf Amin, Habib Luthfi bin Yahya, sejumlah ulama dan pimpinan pondok pesantren.
Pantauan Langit7.id, Presiden datang mengenakan jas dan kain sarung dan duduk di samping Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Agenda dzikir dilaksanakan oleh Majelis Hubbul Wathan.
Ketua Penyelenggara, KH Musthafa Aqil Siradj mengatakan, dzikir dan doa kebangsaan merupakan agenda rutin Istana memasuki bulan Kemerdekaan RI. Dzikir dan doa kebangsaan telah rutin digelar sejak 2017 usai pembentukan Majelis Hubbul Wathan.
Baca juga:Catat, Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Agustus
“Majelis Hubbul Wathan diberikan amanat melaksanakan dzikir dan doa bersama di Istana Negara setiap 1 Agustus sejak 2017 hingga saat ini sebagai rangkaian taysakur peringatan HUT Indonesia dan insyaallah sampai waktu-waktu mendatang,” kata Kiai Musthafa.
Kiai Musthafa menambahkan, usia kemerdekaan ke-77 RI tahun ini patut disyukuri sebab Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo berhasil meraih sejumlah pencapaian internasional. Ia menyebutkan, di antaranya adalah menjadi tuan rumah Presidensi G20, menjembatani perdamaian Rusia-Ukraina, dan mampu melewati tekanan pandemi Covid-19.
“Namun di tengah keterpurukan, Alhamdulillah semua elemen bangsa bergotong royong dan kita mampu bangkit,” katanya.
Pantauan Langit7.id, Presiden datang mengenakan jas dan kain sarung dan duduk di samping Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Agenda dzikir dilaksanakan oleh Majelis Hubbul Wathan.
Ketua Penyelenggara, KH Musthafa Aqil Siradj mengatakan, dzikir dan doa kebangsaan merupakan agenda rutin Istana memasuki bulan Kemerdekaan RI. Dzikir dan doa kebangsaan telah rutin digelar sejak 2017 usai pembentukan Majelis Hubbul Wathan.
Baca juga:Catat, Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Agustus
“Majelis Hubbul Wathan diberikan amanat melaksanakan dzikir dan doa bersama di Istana Negara setiap 1 Agustus sejak 2017 hingga saat ini sebagai rangkaian taysakur peringatan HUT Indonesia dan insyaallah sampai waktu-waktu mendatang,” kata Kiai Musthafa.
Kiai Musthafa menambahkan, usia kemerdekaan ke-77 RI tahun ini patut disyukuri sebab Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo berhasil meraih sejumlah pencapaian internasional. Ia menyebutkan, di antaranya adalah menjadi tuan rumah Presidensi G20, menjembatani perdamaian Rusia-Ukraina, dan mampu melewati tekanan pandemi Covid-19.
“Namun di tengah keterpurukan, Alhamdulillah semua elemen bangsa bergotong royong dan kita mampu bangkit,” katanya.