Islam tidak menolak kebangsaan. Adat, sejarah, dan cinta tanah air justru sejalan dengan ajaran Al-Quransebab menjadi Muslim yang baik berarti menjadi warga bangsa yang baik.
Quraish Shihab menafsirkan ajaran ummat wahidah bukan sebagai panggilan membentuk satu negara Islam, melainkan seruan moral untuk bersatu dalam nilai dan kemaslahatan.
Quraish Shihab menafsirkan paham kebangsaan bukan sekadar ikatan darah dan tanah, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga kemanusiaan di bawah cahaya wahyu.
Di tengah menguatnya isu persatuan umat Islam global, muncul pertanyaan lama: haruskah umat berada dalam satu negara? Atau cukup dengan nilai persatuan tanpa bentuk politik tunggal?
Persatuan, bahasa, dan keturunan kerap disebut sebagai pilar kebangsaan. Tapi, apakah ketiganya sejalan dengan ajaran Al-Quran? Sebuah tinjauan dari tafsir klasik hingga pemikir kontemporer.
Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1455 H telah dirayakan umat Islam pada Rabu tanggal 10 April 2024. Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
Ketua Dewan Syuro IKADI, Prof. KH. Achmad Satori Ismail, menjelaskan, dalam UUD 1945 Alinea ke-4 disebutkan tujuan bernegara yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia
Ideologi Pancasila tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam. Sebaliknya, ideologi Pancsila justru lahir dari saripati Islam. Pancasila merupakan kesepakatan bersama