Islamic Book Fair Jaga Nyala Perbukuan dan Literasi Islam Pascapandemi
Muhajirin
Selasa, 02 Agustus 2022 - 17:00 WIB
Islamic Book Fair 2020 sebelum pandemi covid-19 (foto: istimewa)
Arus digitalisasi berdampak pada minat membaca. Buku terlebih yang berbentuk fisik makin jarang diminati, termasuk buku-buku keislaman. Selain itu, pandemi Covid-19 juga membuat banyak bisnis seret, termasuk penerbitan buku.
Hal tersebut diakui oleh Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta, Hikmat Kurnia. Situasi hari ini, tidak mudah bagi perbukuan Islam untuk terus eksis.
Kendati demikian, dia memilih optimis untuk terus menyalakan nyala perbukuan Islam lewat gelaran Islamic Book Fair (IBF). Dia berharap IBF bisa menjadi momentum penting untuk mengangkat lagi khazanah perbukuan Indonesia.
"Walaupun situasi sekarang ini tidak mudah bagi dunia perbukuan Islam, namun kami meyakini IBF harus terselenggara," kata Hikmat kepada LANGIT7.ID, Selasa (2/8/2022).
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Perpustakaan Masjid, Kemenag Ajak Masyarakat Wakaf Buku
IBF akan digelar pada 3-7 Agustus 2022 di Jakarta Convention Center (JCC). Pameran ini merupakan yang ke-20 sejak digelar pada 2002 silam, setelah sempat tertunda pada 2021 akibat pandemi Covid-19.
Hal tersebut diakui oleh Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta, Hikmat Kurnia. Situasi hari ini, tidak mudah bagi perbukuan Islam untuk terus eksis.
Kendati demikian, dia memilih optimis untuk terus menyalakan nyala perbukuan Islam lewat gelaran Islamic Book Fair (IBF). Dia berharap IBF bisa menjadi momentum penting untuk mengangkat lagi khazanah perbukuan Indonesia.
"Walaupun situasi sekarang ini tidak mudah bagi dunia perbukuan Islam, namun kami meyakini IBF harus terselenggara," kata Hikmat kepada LANGIT7.ID, Selasa (2/8/2022).
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Perpustakaan Masjid, Kemenag Ajak Masyarakat Wakaf Buku
IBF akan digelar pada 3-7 Agustus 2022 di Jakarta Convention Center (JCC). Pameran ini merupakan yang ke-20 sejak digelar pada 2002 silam, setelah sempat tertunda pada 2021 akibat pandemi Covid-19.