Habiburrahman: Budayawan Muslim Wajib Bentengi Umat dari Budaya Destruktif
Muhajirin
Kamis, 04 Agustus 2022 - 14:00 WIB
Ketua Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indonesia, Habiburrahman El-Shirazy (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Ketua Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indonesia, Habiburrahman El-Shirazy, mengatakan,budayawan maupun seniman muslim memiliki tanggung jawab dakwah di pundak mereka.
Tanggung jawab itu harus disadari agar karya seni yang dihasilkan memiliki unsur-unsur dakwah. Hal itu sudah dilakukan oleh ulama-ulama terdahulu, seperti Walisongo yang menjadikan seni sebagai wadah untuk berdakwah.
Baca Juga: Ma'ruf Amin Apresiasi Pertemuan Seniman dan Budayawan Muslim di Indonesia
"Zaman dulu dan sekarang banyak dai yang juga seorang seniman. Banyak seniman yang dalam karya-karyanya juga dimasukkan unsur-unsur dakwah. Contohnya, mudahnya saja, misal Ayat-ayat Cinta, itu kan juga karya seni yang berisi dakwah," kata Habiburrahman kepada LANGIT7.ID di Jakarta, Rabu malam (3/8/2022).
Tanggung jawab tersebut sangat besar. Tentu hal itu memerlukan penyatuan langkah agar para seniman dan budayawan muslim bisa bersinergi dalam mengemban misi dakwah Islam.
Tanggung jawab itu harus disadari agar karya seni yang dihasilkan memiliki unsur-unsur dakwah. Hal itu sudah dilakukan oleh ulama-ulama terdahulu, seperti Walisongo yang menjadikan seni sebagai wadah untuk berdakwah.
Baca Juga: Ma'ruf Amin Apresiasi Pertemuan Seniman dan Budayawan Muslim di Indonesia
"Zaman dulu dan sekarang banyak dai yang juga seorang seniman. Banyak seniman yang dalam karya-karyanya juga dimasukkan unsur-unsur dakwah. Contohnya, mudahnya saja, misal Ayat-ayat Cinta, itu kan juga karya seni yang berisi dakwah," kata Habiburrahman kepada LANGIT7.ID di Jakarta, Rabu malam (3/8/2022).
Tanggung jawab tersebut sangat besar. Tentu hal itu memerlukan penyatuan langkah agar para seniman dan budayawan muslim bisa bersinergi dalam mengemban misi dakwah Islam.