LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) RI K.H Ma'ruf Amin memberikan apresiasi kepada
Majelis Ulama Indonesia (MUI), terutama bagi Lembaga Seni dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI, yang telah melaksanakan kegiatan multaqa.
Menurut Ma'ruf Amin, rangkaian kegiatan multaqa ini menoreh sejarah baru. Sebab, MUI pertama kali menggelar pertemuan bagi para seniman dan budayawan muslim se-Indonesia secara hybrid.
"Forum Group Diskusi menjadi salah satu rintisan menuju Kongres Kebudayaan umat Islam yang diadakan pada 2023, dengan harapan mampu melahirkan strategi kebudayaan bagi umat dan bangsa menjawab tantangan zaman," kata Ma'ruf Amin dalam sambutannya Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Wamenag: Indonesia Butuh Strategi Kebudayaan di Tengah GlobalisasiMa'ruf Amin menyebut, banyak pesan dakwah yang tertuang dalam karya-karya seni yang diciptakan oleh para seniman dan budayawan Islam di Indonesia yang mengandung nilai-nilai dakwah.
"Maka multaqa ini adalah hajatan besar para seniman dan budayawan muslim, tidak hanya hajatan LSBPi MUI. Saya berharap tercipta sinergi antar seniman dan budayawan muslim," ungkapnya,
Ma'ruf menyampaikan sinergi yang dibangun itu untuk membentengi bangsa dari budaya-budaya distruptif, serta tercipta kekuatan kreatif yang melahirkan gagasan, dan karya-karya inovatif bagi bangsa ini.
"Kehidupan harmonis di Tanah Air kita juga ada peran dari para seniman sastrawan dan budayawan," tegasnya.
Ma'ruf Amin juga berharap agar para seniman, sastrawan, dan budayawan Indonesia memilih roh dakwah seperti Hasan bin Tsabit sehingga akan mendapatkan berkah do'a Rasullullah SAW.
Baca Juga: Multaqa LSBPI-MUI akan Rumuskan Rekomendasi Seni-Budaya Islami "Akhirnya saya sampaikan apresiasi kepada MUI, LSBPI MUI dan seluruh seniman dan budayawan muslim yang terlibat. Semoga Multaqa ini menjadi pertemuan produktif, dan diberkahi oleh Allah Taala," ungkapnya.
(sof)