LANGIT7.ID-Jakarta; Rencana penyelenggaraan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) pada Juli 2026 menjadi momentum penting yang disiapkan Majelis Ulama Indonesia bertepatan dengan peringatan Milad ke-51. Agenda ini diarahkan untuk merumuskan kontribusi nyata umat Islam dalam pembangunan nasional sekaligus merespons berbagai dinamika global.
Kongres tersebut diharapkan menjadi forum bersama yang mampu menghasilkan panduan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, termasuk dalam menyikapi isu-isu internasional. Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk menghimpun potensi besar umat Islam di Indonesia agar lebih terorganisir dan berdampak.
Wakil Ketua Umum MUI, Marsudi Syuhud, menegaskan bahwa peran umat Islam tidak hanya terbatas pada lingkup nasional, tetapi juga mencakup kontribusi terhadap perdamaian dunia.
“Kongres ini sangat penting, dimana kita sebagai umat Islam, sekaligus sebagai warga negara Indonesia yang ikut membangun bangsa untuk kemudian turut serta dalam memperjuangkan perdamaian dunia,” jelasnya, dilansir dari situs MUI, Rabu (29/4/2026).
Ia juga berharap hasil dari forum tersebut dapat menjadi pedoman bersama dalam menjalankan hubungan sosial maupun dalam menghadapi berbagai persoalan global yang terus berkembang.
“Mudah-mudahan nanti hasilnya bisa menjadi pegangan kita bersama dalam bermuamalah, baik untuk kemajuan negara kita, Indonesia, atau untuk urun rembuk dalam menyikapi kejadian di seluruh dunia,” tambahnya.
Saat ini, panitia pelaksana kongres telah dibentuk dan tengah mematangkan persiapan melalui sejumlah rapat koordinasi. Rencana awal, kegiatan ini akan digelar di Jakarta, meski rincian lokasi dan teknis pelaksanaan masih akan diumumkan lebih lanjut.
(lam)