Pemerintah Bakal Kembangkan Wisata Candi Borobudur Versi Metaverse
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 04 Agustus 2022 - 15:18 WIB
Suasana pagi hari di Candi Borobudur, Jawa Tengah. Foto: Langit7/iStock.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan mengembangkan wisataCandi Borobudur secara virtual, dengan menerapkan teknologimetaverse.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo), Usman Kansong, di Jakarta.
Baca juga: Besok, Uji Coba Car Free Night Borobudur Dimulai
“Mungkin ke depan (obyek wisata) bisa dikembangkan dengan teknologi metaverse misalnya seperti Candi Borobudur. Ini menjadi wacana di Kementerian Komunikasi dan Informatika,” kata Usman dikutip dalam keterangannya, Kamis (4/8/2022).
Wacana penerapan teknologi metaverse ini, tambah Usman, dilatarbelakangi dengan pembatasan memasuki bangunan Candi Borobudur bagi pengunjung umum. Langkah tersebut disebut sebagai upaya menjaga kelestarian obyek wisata.
Melalui metaverse, diharapkan pengunjung yang berkunjung ke Candi Borobudur bisa tetap merasakan menaiki bangunan bersejarah tanpa harus mengunjungi langsung. Usman pun optimistis penerapan metaverse Borobudur dapat segera terealisasi.
“Jadi tidak harus orang naik ke atas Candi Borobudur ya, karena semakin banyak orang yang naik, maka lapisan batu candinya akan menipis dan (metaverse) ini untuk kelestariannya,” ujarnya.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo), Usman Kansong, di Jakarta.
Baca juga: Besok, Uji Coba Car Free Night Borobudur Dimulai
“Mungkin ke depan (obyek wisata) bisa dikembangkan dengan teknologi metaverse misalnya seperti Candi Borobudur. Ini menjadi wacana di Kementerian Komunikasi dan Informatika,” kata Usman dikutip dalam keterangannya, Kamis (4/8/2022).
Wacana penerapan teknologi metaverse ini, tambah Usman, dilatarbelakangi dengan pembatasan memasuki bangunan Candi Borobudur bagi pengunjung umum. Langkah tersebut disebut sebagai upaya menjaga kelestarian obyek wisata.
Melalui metaverse, diharapkan pengunjung yang berkunjung ke Candi Borobudur bisa tetap merasakan menaiki bangunan bersejarah tanpa harus mengunjungi langsung. Usman pun optimistis penerapan metaverse Borobudur dapat segera terealisasi.
“Jadi tidak harus orang naik ke atas Candi Borobudur ya, karena semakin banyak orang yang naik, maka lapisan batu candinya akan menipis dan (metaverse) ini untuk kelestariannya,” ujarnya.