home global news

Tahlil 1 Muharram, Gus Mus: Pandemi Covid-19 Cara Tuhan Hukum Manusia

Selasa, 10 Agustus 2021 - 06:36 WIB
Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (4/7/2021). Foto: Antara
Bencana pandemi Covid-19 merupakan cara Allah SWT menghukum umat manusia karena selama ini banyak melakukan kesalahan dan dosa. Namun, para pendosa tersebut justru seperti tidak menyadari atas segala perbuatannya.

Hal tersebut ditegaskan Kiai Haji (KH) Mustofa Bisri dalam acara Istighasah dan Tahlil Muharram 1443 H secara daring. Kesalahan dan dosa acap kali terjadi baik kepada keluarga, tetangga, maupun masyarakat pada umumnya di Indonesia.

Menurutnya, manusia selama ini cinta dunia dan diatur oleh duniawi. Untuk itupemerintah mengharuskan bekerja dari rumah. Padahal, kata dia, manusia menjadi khalifah, wakil Allah SWT dan bukan dikuasai dunia. Bukan meninggalkan dunia, tapi mengelola dunia.



"Alih-alih kita menjadi penguasa. Kita malah dikuasai dunia. Kita justru merendahkan diri dengan menempatkan diri sebagai jajahan," kata Gus Musdalam Istighasah dan Tahlil 1 Muharram 1443, via zoom yang digelar Pemerintah Kota Semarang bersama Masjid Kauman, Masjid Agung Jateng dan Masjid Baiturrahman, Senin, (9/8/2021) malam WIB.

"Kita sekarang ibaratnya disetrap, disuruh keluar kelas. Bukan cuma disuruh berdiri di depan papan tulis," ujarnya.

Dia mengatakan, Covid-19 merupakan wabah kemanusiaan, bukan kelompok. Semua yang namanya manusia, yakni mereka yang terlalu akrab dengan dunia dan sekarang berjarak. Berjarak jauh dengan keluarga, anak, dan istri. Suami istri, semua keluar dari rumah. Mengejar dunia, jarang bertemu anak kecuali saat lelah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 wabah kh ahmad mustofa bisri gus mus 1 muharram
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya