home global news

Taiwan Dibayangi Ancaman Militer China, Minta Dukungan Indonesia

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 23:35 WIB
Papan reklame di Taiwan menyambut kedatangan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. (Foto: The New York Times)
Pemerintah Taiwandibayangiancamanmiliter China terkait kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi pada 2 Agustus lalu.Ancaman militer China dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional serta membahayakan perdamaian dan stabilitas kawasan dan selat Taiwan.

Hal tersebut disampaikan oleh Perwakilan Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia (TOTO) John Chen. "Saya dengan ini menyerukan kepada semua kalangan di Indonesia untuk mengutuk tindakan militer China yang merusak status quo Taiwan dan mengancam perdamaian dan stabilitas regional, serta menuntut China untuk segera menghentikan semua provokasi militer," kata John Chen dalam keterangan resmi yang diterima Langit7.id, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga:Polemik Nancy Pelosi ke Taiwan, Indonesia Tetap One-China Policy

Chen juga mengimbau kepada masyarakat di Indonesia untuk menunjukkan solidaritas dengan Taiwan sesama negara demokrasi. "Untuk bersama-sama mempertahankan nilai-nilai demokrasi dan menjaga perdamaian dan stabilitas tatanan internasional," lanjutnya.

Terkait kedatangan Pelosi ke Taiwan, Chen mengungkapkan bahwasanya pemerintah Taiwan selalu bersedia untuk berinteraksi dengan negara-negara lain di dunia. Taiwan disebutnya sangat tulus menyambut semua teman internasional yang mendukung gagasan kebebasan dan demokrasi.

"Sudah sepatutnya negara lain tidak ikut campur dalam hubungan persahabatan Taiwan dengan negara lain. Perdamaian di Selat Taiwan sangat penting bagi stabilitas regional dan global, dan pada saat bersamaan juga akan mempengaruhi kesejahteraan sebagian besar diaspora Indonesia di Taiwan," ujar Chen.

Baca Juga:Abaikan Kecaman China, Nancy Pelosi: AS Tak Akan Tinggalkan Taiwan
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
indonesia china taiwan amerika serikat nancy pelosi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya