Atlet Silat Malaysia Bangga Kenakan Jilbab Meski Beragama Kristen
Muhajirin
Senin, 08 Agustus 2022 - 17:50 WIB
Atlet Silat Malaysia, Merrywati Manuil bangga berjilbab meski beragama Kristen (Dok Pribadi)
Atlet Silat Malaysia yang beragama Kristen, Merrywati Manuil mengenakan jilbab dalam salah satu pertandingan silat yang digelar di Malaysia.
Meski tak ada yang mewajibkan atlet silat perempuan harus berjilbab, dia tetap bersedia dengan bangga berjilbab karena menurutnya silat dan jilbab merupakan identitas melayu yang tidak bisa dipisahkan.
"Banyak yang bertanya kenapa saya pakai tudung walaupun saya kristian. Silat adalah warisan orang-orang melayu. Saya sebagai orang bukan melayu sangat menghormati, mengagumi dan mencintai silat. Walaupun tidak diwajibkan untuk memakai tudung tetapi saya lebih memilih untuk memakai tudung (jilbab) ketika pertandingan," kata Merrywati melalui akun Facebook-nya, dikutip Senin (8/8/2022).
Baca Juga: Kabar Baik, Penjaga Pantai Wanita di Filipina Boleh Pakai Hijab
Menurutnya, Jilbab atau tudung dalam bahasa Melayu, bukan sekadar untuk menutup aurat muslimah. Tapi juga membuat seorang atlit lebih sopan dan beradab saat pertandingan.
"Tudung bukan sahaja wajib untuk menutup aurat bagi wanita melayu tetapi bagi saya untuk nampak lebih sopan , kemas dan beradab semasa pertandingan. Semestinya tiada paksaan dari mana mana pihak," ungkap Merrywati.
Bagi Merrywati, saat seseorang mempelajari ilmu orang Melayu, dia harus pula menjunjung tinggi kebudayaan, termasuk berjilbab.
Meski tak ada yang mewajibkan atlet silat perempuan harus berjilbab, dia tetap bersedia dengan bangga berjilbab karena menurutnya silat dan jilbab merupakan identitas melayu yang tidak bisa dipisahkan.
"Banyak yang bertanya kenapa saya pakai tudung walaupun saya kristian. Silat adalah warisan orang-orang melayu. Saya sebagai orang bukan melayu sangat menghormati, mengagumi dan mencintai silat. Walaupun tidak diwajibkan untuk memakai tudung tetapi saya lebih memilih untuk memakai tudung (jilbab) ketika pertandingan," kata Merrywati melalui akun Facebook-nya, dikutip Senin (8/8/2022).
Baca Juga: Kabar Baik, Penjaga Pantai Wanita di Filipina Boleh Pakai Hijab
Menurutnya, Jilbab atau tudung dalam bahasa Melayu, bukan sekadar untuk menutup aurat muslimah. Tapi juga membuat seorang atlit lebih sopan dan beradab saat pertandingan.
"Tudung bukan sahaja wajib untuk menutup aurat bagi wanita melayu tetapi bagi saya untuk nampak lebih sopan , kemas dan beradab semasa pertandingan. Semestinya tiada paksaan dari mana mana pihak," ungkap Merrywati.
Bagi Merrywati, saat seseorang mempelajari ilmu orang Melayu, dia harus pula menjunjung tinggi kebudayaan, termasuk berjilbab.