home global news

Angka BOR Menurun, RS di Bogor Bongkar Tenda Darurat

Selasa, 10 Agustus 2021 - 15:30 WIB
Tenda darurat yang didirikan di salah satu halaman rumah sakit di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Antara/M Fikri Setiawan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit menurun. Alhasil, sejumlah tenda darurat yang digunakan untuk merawat pasien Covid-19 pun dibongkar.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, di antara tenda darurat yang dibongkar berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi dan RS Hermina Cileungsi. Dia mengaku, sejak meledaknya kasus penularan Covid-19 varian Delta pada Juli 2021 dan tingginya keterisian tempat tidur rawat inap, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mendirikan 13 titik tenda darurat.

"Sudah ada beberapa yang bongkar tenda darurat, karena angka BOR kita cenderung menurun," kata Ade Yasin yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor di Cibinong, Bogor, Senin (9/8/2021).

Baca Juga:

Sekjen MUI: Hijrah Rasul Bukan Hanya Fisik tapi Menuju Keadilan

Muharram Momen Hijrah, UAH: Dekatkan Diri ke Masjid dan Al Qur'an


Dia menambahkan, kini BOR tempat tidur RS di Kabupaten Bogor berada di angka 51,72 persen dari total ketersediaan 1.808. Persentasenya semakin hari terus menurun setelah sempat menyentuh angka 97 persen pada bulan Juli 2021.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ade yasin kabupaten bogor pandemi covid-19 covid-19
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya