home sosok muslim

Nasaruddin Umar, Imam Besar yang Mendakwahkan Hak-hak Perempuan

Selasa, 09 Agustus 2022 - 20:33 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA merupakan cendekiawan muslim kelahiran Ujung-Bone, Sulawesi Selatan pada 23 Juni 1959. Mantan Wakil Menteri Agama RI periode 2011-2014 itu kini menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta.

Umar kecil menyelesaikan pendidikan di SDN Ujung-Bone pada 1970. Setelah itu, dia mendalami ilmu agama di Pesantren As'adiyah Sengkang dari 1971 sampai 1976. Di pesantren ini, Umar mulai resah dengan melirik bidang kesetaraan gender dalam perspektif Al-Qur’an.

“Masalah gender, saya memang ada kegelisahan semenjak di pondok pesantren,” kata Nasaruddin saat ditemui LANGIT7.ID di Masjid Istiqlal, Senin (8/8/2022).

Dia melihat keberadaan perempuan kerap terpinggirkan dari masyarakat. Padahal, Islam sangat memuliakan Perempuan. Di sisi lain, dia tak sepaham dengan gender equality yang menyamakan perempuan dan laki-laki secara total.

Laki-laki dan perempuan memiliki karakter biologis yang berbeda. Contoh paling dasar perempuan bisa hamil dan melahirkan, tapi laki-laki tidak bisa. “Jadi, bagaimana bisa disamakan secara total,” kata Prof Nasar.

Baca Juga: Nasaruddin Umar Bawa Istiqlal Jadi Masjid yang Melampaui Zaman

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid istiqlal nasaruddin umar isu perempuan kesetaraan gender
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya